PILKADA GUNUNG MAS

Pleno KPU Gunung Mas, Jaya-Efrensia Tetap Unggul

 Kamis, Tanggal 05-07-2018, jam 05:18:00
Rapat pleno terbuka rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil perhitungan perolehan suara Pilkada Kabupaten Gunung Mas oleh KPU setempat, Rabu (4/7). (OKT/KALTENG POS)

KUALA KURUN–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup dan Wabup) Gumas di GPU Damang Batu, Rabu (4/7).

Hasilnya, Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wabup Gumas nomor urut 1, Rony Karlos – Gaya memperoleh 12.787 suara. Paslon Bupati dan Wabup Gumas nomor urut 2, Lohing Simon – Suprapto Sungan memperoleh 20.378 suara. Paslon Bupati dan Wabup Gumas nomor urut 3, Jaya S Monong – Efrensia LP Umbing memperoleh 22.547 suara.

“Hasil yang kita hitung itu tidak jauh berbeda dengan hasil yang kita  publikasi  dan bisa di lihat di portal KPU. Meskipun ada beberapa perbedaan, tetapi tidak mempengaruhi perolehan suara secara umum. Itu hanya kesalahan petugas dalam menginput data pemilih,” jelas Ketua KPU Kabupaten Gumas, Stepenson usai rapat pleno di GPU Damang Batu, kemarin.

Setelah tahap rekapitulasi penghitungan suara selesai dilakukan, maka akan dilakukan proses penetapan Paslon.

“Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017, tiga hari setelah ini maka dilakukan proses penetapan Paslon. Kalau kita lihat, tiga hari setelah ini jatuhnya hari Sabtu atau Minggu,” bebernya.

Oleh sebab itu, ucap Stepenson, nantinya KPU Kabupaten Gumas akan segera melakukan konsultasi dengan KPU Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terkait pelaksanaan penetapan Paslon, apakah bisa atau ada ruang untuk melakukan penetapan paslon pada tanggal 9 atau 10 Juli.

Tingkat partisipasi masyarakat, menurutnya sudah cukup baik, walau masih jauh dari ekspektasi awal.                                                       

“Kita baru sekitar 72 persen, masih jauh dari ekspektasi kita 80 persen. Namun yang jadi catatan kita, yang menggunakan hak pilih ini adalah orang yang betul-betul mempunyai hak pilih. Jadi ini merupakan hal yang positif bagi kita,” pungkasnya. (okt/abe/CTK/nto))

Berita Terkait