PILKADA PALANGKA RAYA

Polisi Segera Panggil Enam Penyalahguna Formulir C-6

PILKADA PALANGKA RAYA
 Rabu, Tanggal 11-07-2018, jam 11:58:51
Ilustrasi pilkada (foto: net)

PALANGKA RAYA–Perkara dugaan pelanggaran pilkada, akan segera dilimpahkan. Selain sudah mengantongi identitas keenam pelaku, Polres Palangka Raya masih melakukan penyelidikan lanjut.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Siregar, melalui Kasatreskrim AKP Hermain Subarkah mengatakan, penyelidikan kasus terus berjalan, dan dua oknum mahasiswa masih berada di luar Kota Palangka Raya, karena sedang menjalani libur panjang kuliah. Sedangkan empat lainnya berada di Kota Palangka Raya.

“Secepatnya kami akan memangil lagi keenam orang tersebut, untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya kepada Kalteng Pos, di Mapolres Palangka Raya, Selasa (10/7).

Ia menambahkan, enam pelaku tersebut telah diperiksa oleh Panwaslu. “Baru setelah itu dilimpahkan ke Polres Palangka Raya. Untuk saat ini, kasus masih kami kembangkan, untuk mendapatkan bukti-bukti baru,” teranganya.

Ia menegaskan, kasus segera dilimpahkan ke kejaksaan, untuk memberikan sanksi kepada pelaku tersebut, jika memang terbukti melakukan pelanggaran saat pemilihan kepala daerah (Pilkada).

”Untuk masalah pasal yang dikenakan kepada keenam orang ini, pihak kejaksaan yang akan menentukan sendiri. Yang pasti, enam orang tersebut diduga melanggar undang-undang pemilu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panwaslu Palangka Raya Endrawati mengungkapkan, pemungutan suara ulang (PSU) sudah berjalan sesuai prosedur, di TPS 4 Petuk Katimpun dan TPS 25 Pahandut, Minggu (1/7) lalu.

Dilaksanakannya PSU di TPS 4 Petuk Katimpun, dikarenakan adanya dugaan pelanggaran oleh 6 orang yang menggunakan C-6 bukan miliknya. Sementara, di TPS 25 Pahandut, diakibatkan banyak ditemukan surat C-6, yang namanya dicoret dan diganti dengan nama orang lain, tulisan tangan menggunakan ballpoint. (idu/ce/abe/ctk/nto)

Berita Terkait