Pemko Palangka Raya

Doa Bersama untuk NTB

Pemko Palangka Raya
Pemko Bersama Masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Tokoh Agama, Mahasiswa dan Tokoh Adat Menyalakan Lilin di Bundaran Besar
 Rabu, Tanggal 08-08-2018, jam 10:36:14
Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, berdoa bersama di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (7/8). Kegiatan ini merupakan ungkapan kepedulian masyarakat karena musibah yang menimpa NTB. (MARIO/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama masyarakat ,forum koordinasi pimpinan daerah, tokoh agama, mahasiswa, tokoh adat  menyalakan lilin di Bundaran Besar, Senin (7/8) malam. Penyalaan lilin dan doa ini merupakan bentuk bela sungkawa, atas musibah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Ini adalah keperihatinan dari seluruh masyarakat Kota Palangka Raya atas musibah di NTB. Kami juga melakukan doa bersama lintas agama. Sebagai suport untuk masyarakat saudara kita di sana,” kata Wakil Wali (Wawali) Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, usai penyalaan lilin dan doa bersama.

Melihat antusias masyarakat yang begitu besar, membuat orang nomor dua di Kota Cantik ini merasa takjub. Pasalnya, masyarakat ikut merasakan kesedihan yang dialami masyarakat NTB.

“Kami memohon ampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga bagi para korban diberi ketabahan dan diberi cobaan tidak melebihi dari kemampuan mereka,” ucapnya.

Menurutnya, walaupun doa bersama ini memang sederhana, tetapi memiliki peranan penting. Ia yakin hanya doalah yang bisa menenangkan korban. Ia berharap tidak ada lagi gempa.

“Di sini saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut serta. Ingat ini duka kita semua,” tuturnya.

Mengenai bantuan, Mofit menilai sudah ada aturan yang mengatur, baik bantuan dari pemerintah maupun masyarakat. Di sana ia juga berpesan kepada masyarakat yang menghimpun dana untuk mematuhi aturan. Melaporkan kegiatan kepada instansi terkait agar bisa terpantau dan dikalkulasi berapa dana terkumpul.

“Tujuannya agar semua bisa disalurkan secara tepat,” tandasnya.

Selain Wawali, hadir juga Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, saat itu ia menjelaskan, aksi ini sebagai bentuk duka cita dan dukungan terhadap warga yang terkena bencana gempa.

“Kami bersama masyarakat berdoa agar mereka yang jadi korban diberikan tempat yang layak, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan dan senantiasa dilindungi oleh sang Pencipta,” tandasnya.  (awa/aza/iha/CTK)

Berita Terkait