Zein Alitamara Mufthihati, Gadis Kalteng Pencinta Seni Poster

Lima Poster Lolos Seleksi, akan Ikut Dipamerkan di Golden Bee 2018 di Rusia

 Kamis, Tanggal 09-08-2018, jam 07:50:18
Zein Alitamara Mufthihati bersama karya seni poster garapannya, yang kebanyakan terinspirasi dari lagu-lagu Nirvana Band, Rabu (8/8). (FOTO: EMANUEL LIU/KALTENG POS)

Masih ingat dengan Zein Alitamara Mufthihati? Ya. Wanita kelahiran 2 Desember 1991 itu, tak berhenti berkarya. Kegemarannya tak banyak dilakoni orang lain. Ia sukses menekuni seni poster.

EMANUEL LIU, Palangka Raya

===========================-

LAYAKNYA para seniman di bidang apapun, selalu berupaya menciptakan master piece. Mahakarya terbaik masing-masing. Termasuk yang terus digeluti Zein Alitamara Mufthihati. Poster.

Seni poster memang belum banyak ditekuni seniman Kalteng. Bahkan terbilang langka. Tapi, siapa sangka. Poster digarap dengan manual dan dipadu dengan perangkat digital seperti computer, menghasilkan karya yang luar biasa.

Putri ketiga dari pasangan Nerolitha dan Sukatma tersebut, menggeluti dunia poster, sejak 2016 lalu. Berawal dari tugas akhir yang harus diselesaikannya di Kampus Binus Jakarta, pada 2016 lalu.

“Ini sesuai dengan ilmu pengetahuan yang saya peroleh, kemudian dikembangkan melalui seni poster,” katanya kepada Kalteng Pos, di Jalan Seth Adji, Rabu (8/8).

Ide didapatkannya dengan sederhana. Berbincang-bincang dengan berbagai orang berlatar belakang berbeda. Kecintaannya pada grup band Nirvana, menjadi inspirasi cerita di balik karyanya. Namun, kreativitasnya tak membatasinya terus membuat poster.

Keseriusan Zein dibuktikan dengan membuat sebuah studio, dan menggelar pameran poster pertama kali di Kalteng pada 2016 lalu, dengan tema Narai Kabar.

“Awalnya memang cukup kebingungan untuk bagaimana memasarkan karya seni yang sudah dituangkan dalam poster. Lama-kelamaan mulai menemukan ritme,” jelasnya.

Berbekal ilmu dari kampus, didorong konsisten membuat karya, Zein pernah menjuarai event poster di Russia. Bahkan kompetisi poster di beberapa negara seperti Paris, Jerman, Spanyol, dan beberapa negara lainnya juga diikutinya. Pendaftaran via email.

Hasil karyanya berhasil lolos seleksi internasional seperti Poster for tomorrow - planet for tomorrow di Paris (1 poster), 100 besar Finalist Mut Zut Wut 2018 (1 poster) di Jerman, Golden Bee Biennale of Graphic Design 2018 (5 poster) tahun 2018 di Moscow, 5 MOSCOW POSTER COMPETITION, (2 poster) tahun 2018 di Moscow, dan International Contest Dedicated to the 200th Anniversary Of Karl Marx.

“Ini 5 poster saya yang lolos seleksi, dan oktober nanti akan ikut dipamerkan di Golden Bee 2018 di Rusia,” ungkap Zein.

Ke depan, dirinya bertekad akan tetap menggeluti dunia seni poster, sambil terus membuka workshop di Kalteng. Tujuannya, memasarkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa seni poster itu seru dan cukup menjanjikan.

“Sebagai putri kelahiran Palangka Raya, saya tentu berbangga. Karena dengan seni poster yang ada, ikut memperkenalkan Kalteng di mata dunia. Sebagian tema poster saya, juga mengangkat tema dengan ciri khas Kalteng, seperti Batang Garing dan lainnya,” tutup Zein. (*/ce/abe)

Berita Terkait