Pemko Palangka Raya

Stok Hewan Kurban untuk Palangka Raya Masih Aman

Pemko Palangka Raya
 Jum`at, Tanggal 10-08-2018, jam 11:27:03
Dinas DKPP menegaskan stok sapi untuk Palangka Raya aman, walaupun beberapa daerah tetangga dilanda bencana.( HERMAWAN/ KALTENG POS)

PALANGKA RAYA - Gempa bumi Skala Richter (SR) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak memengaruhi stok sapi di Kota Cantik. Pasalnya, sapi yang di Palangka Raya, berasal dari provinsi di bagian timur indonesia itu. Hal tersebut diungkapkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

“Gempa bumi tidak mengganggu stok dan pengiriman hewan ternak. Stok hewan kurban untuk Palangka Raya masih aman,” kata Kepala DKPP Kota Palangka Raya Hari Maihadi, melalui kepala Dokter Hewan Dinas, Eko Hari Yuwono, Kamis (9/8).

Ia mengatakan, sampai saat ini berdasarkan data yang berhasil dihimpun DKPP, sapi kurban yang sudah masuk sekitar 1550. Pada awal Agustus, ditambah 300 sapi dari NTT dan NTB. 50 sapi dari Sulawesi. Jadi jumlah akhir ada sekitar 1550 sapi yang sudah masuk.

“Rencananya akan ada tambahan lagi 300 ekor sapi dari kawasan NTT/NTB. Kemungkinan sapinya akan sampai di Tanjung Pinang besok (hari ini, red), karena memang untuk pengiriman biasanya memakan waktu lima sampai enam hari,” terangnya.   

Sedangkan untuk tim pengecekan kesehatan, kata Eko, rencananya akan mulai berkeliling pada Senin (13/8). Namun, hal itu masih belum final, karena pihaknya masih akan melaksanakan rapat persiapan kurban untuk pemko pada hari ini (kemarin, red).

“Pemko merencanakan, akan mengadakan 150 sapi untuk dibagikan ke masjid-masjid, yang ada di Palangka Raya,” tutupnya. (awa/aza/iha/CTK)

Berita Terkait