LPTQ Datangkan Tiga Pelatih Nasional

 Selasa, Tanggal 14-08-2018, jam 11:11:00
Kakanwil Kementerian Agama Kalteng H Masrawan MAg, Ketua Harian LPTQ Kalteng Dr H Khairil Anwar (kanan) , Ketua Panitia Pembinaan Kafilah MTQ Drs H Riduan Syahrani (kiri), saat pembukaan acara Pembinaan Kafilah MTQ Kalteng, Minggu (12/8).(ISMAIL/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalteng mendatangkan tiga orang pembina/pelatih nasional untuk Kafilah MTQ Kalteng. Ketiganya, Drs H Muhammad Ali, Dr H Didin Sirajudin, Hj Mawaddah Muhajir. Langkah ini bagian dari persiapan menghadapi MTQ Nasional XXVII di Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pembinaan Kafilah MTQ Kalteng, Drs H Riduan Syahrani, saat menyampaikan laporan pada acara pembukaan Pembinaan Kafilah, Minggu (12/8) di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya.

Selain tiga pelatih dan pembina tingkat nasional, ada tujuh orang pembina dan pelatih dari tingkat provinsi. Ketujuh pembina dan pelatih ini, Drs H Chairuddin Halim, Dr H Khairil Anwar, HM Yamin Muchtar Lc, Dr H Sardimi,  Drs H Yazid Fahri, HM Yusi Abdian MHI, dan H Ahmad Dasuki Lc.

“Para pembina dan pelatih ini akan membina para kafilah MTQ Kalteng selama 11 hari, mulai dari 12 Agustus sampai dengan 21 Agustus,” ujar Riduan Syahrani dalam laporannya.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kalteng Dr H Khairil Anwar berharap Kafilah MTQ Kalteng nanti bisa lebih baik lagi di MTQ Nasional XXVII di Medan. Sebelumnya Kafilah Kalteng pernah meraih juara dua tartil, juara tiga tilawah dewasa.

“Kami berharap, Kaspul ini bisa tampil lebih baik di kategori anak-anak. Mentalnya baik.  Di tilawah dewasa putri juga bagus. Mudah-mudahan tidak salah jali (besar) saat tampil,” ujar Khairil.

Selain itu, Khairil juga berharap cabang tahfiz bisa masuk ke final. Karena pada MTQ sebelumnya pernah meraih juara harapan. Cabang kaligrafi juga, LTPQ bisa berharap masuk final, apalagi akan mendatangkan pembina dari tingkat nasional yakni Didin Sirajudin.

Diungkapkan Khairil, jika MTQ sebelumnya, paling hanya satu pelatih nasional, untuk kali ini LPTQ mendatangkan tiga orang. Kemudian pembinaan biasanya satu kali, kali ini dilaksanakan dua kali. “Kami berharap hasilnya lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Kalteng H Marawan menyampaikan pihaknya mendukung penuh. Wujud dukungan itu dengan memberikan keringanan biaya untuk penggunaan asrama haji. Kemudian menginstruksikan seluruh kemenag kabupaten memberi kemudahan izin bagi kafilah yang masih sekolah di madrasah. (sma/iha/CTK)

Berita Terkait