Pemkab Barsel

Pemkab Barsel dan Kodim 1012 Buntok Kembali Berduet

Untuk Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus
 Rabu, Tanggal 12-09-2018, jam 12:36:53
Tampak alat berat tengah mengeruk tanah di sepanjang lokasi yang akan dibangun jalan tembus antara sejumlah desa di Kecamatan GBA ke perbatasan Barut.( EDDY RAYA UNTUK KALTENG POS)

BUNTOK - Pemkab Barsel dan Kodim 1012/Btk kembali berduet untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus. Kedua instansi ini bekerja sama melalui kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa atau TMMD, untuk membuat jalan tembus di Kecamatan GBA.

Dikatakan Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri, pembangunan infrastruktur ini belangsung lancar berkat kerja sama antara TNI terutama anggota Kodim 1012/BTK dan juga masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur itu berupa jalan sepanjang 21 kilometer. Jalan ini, tegas Eddy, bukan hanya jalan tembus antara Kabupaten Barito Utara dan Provinsi Kalimantan Timur, melainkan lebih tepatnya disebut sebagai jalan tembus di Desa Patas dan Desa Buyuy, Kecamatan GBA.

“Ini merupakan jalan baru yang dibuat dari Patas dan Buyuy menuju perbatasan Kabupaten Barut dan Kaltim,” sebut Eddy Raya, Selasa (11/9).

Tak hanya dua desa itu saja, sambung orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini, jalan yang tengah dibangun itu pun menembus sejumlah desa lainnya, yakni Desa Luwir, Bintang Ara dan Desa Ngurit.

Diterangkannya, pembangunan jalan baru tersebut diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga bulan. Dengan menggunakan anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barsel serta bantuan dari pihak TNI pula.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah ditunjukan oleh anggota TNI dan juga pihak pemerintah daerah Barsel dalam membangun jalan tembus ini,” ungkap Eddy Raya.

Bahkan tambah Eddy Raya, tidak saja pembangunan jalan yang sedang digenjot saat ini, pemerintah daerah setempat pun juga melakukan pembangunan Jembatan Sungai Ayuh sepanjang 60 meter. Sedangkan dana yang diambil untuk pembangunan jembatan itu merupakan bantuan dari APBD Provinsi Kalteng. (tha/ami/iha/CTK)

Berita Terkait