BKKBN Provinsi Kalteng

2722 Target Keluarga Stunting di Barito Timur

 Jum`at, Tanggal 14-09-2018, jam 04:31:49
Kepala Bidang KSPK BKKBN Kalteng Bakti (kanan) bersama Kepala DPPKB Barito Timur Dewi Murni Ibie, MAP (tengah) serta Kasubbid perencanaan BKKBN Kalteng Friedma Denny, SE (kiri) saat paparan materi tentang Pengembangan Media KIE penyiapan generasi emas sesuai dengan kearifan local pada Rabu (12/9).( BKKBN PROVINSI KALTENG UNTUK KALTENG POS ONLINE)

TAMIANG LAYANG - Bartim, 2722 Keluarga Bayi Dua Tahun (Baduta) dari 4 kecamatan 10 desa di Kabupaten Barito Timur terpapar gagal tumbuh akibat kurang gizi (stunting).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Barito Timur dalam pertemuan Promosi dan KIE 1000 Hari Pertama Kehidupan melalui pengembangan media KIE penyiapan generasi emas sesuai dengan kearifan lokal, Rabu (12/9).

Dewi menambahkan dalam rangka penurunan angka stunting, DPPKB Barito Timur berperan untuk memberikan Komunikasi Edukasi dan Informasi (KIE) tentang pencegahan dan penanggulangan stunting sampai ke masyarakat paling bawah, sehingga diharapkan nantinya Anak-anak akan tumbuh dan berkembang dengan sehat, karena anak adalah aset masa depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi, Bakti, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang bahasa iklan yang akan dicetak ke dalam bentuk Poster, Leaflet, Baliho serta umbul-umbul dalam rangka penanggulangan Stunting ini.

Bakti menyebutkan  bahwa BKKBN akan intervensi melalui pengasuhan tumbuh kembang balita dan anak, kemudian juga pencegahan stunting melalui penyiapan kehidupan keluarga, karena program ini masuk dalam program prioritas nasional, yang juga akan dikerjakan oleh beberapa instansi terkait.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh Camat, Kepala Desa, Budayawan serta Kader-kader yang wilayahnya masuk ke dalam lokasi program penanggulangan Stunting.(HMS/iha)

Berita Terkait