Selasa, 13-02-2018 jam, 07:31:14

Ompie Datang Sendirian tanpa Didampingi Istri, Ada Apa Ya...?

Ompie Datang Sendirian tanpa Didampingi Istri, Ada Apa Ya...?
Ompie Herby- Melpadona


Ompie Datang Sendirian Tanpa Melpadona


MUARA TEWEH- Ada pemandangan yang kurang pada saat rapat pleno terbuka pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara periode 2018-2023 yang diselenggarakan oleh KPU setempat di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (13/2).

Ada apa itu? Pemandangan yang berbeda itu lentaran calon wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan Drs Ompie Herby hanya datang sendirian tanpa sang istri tercinta yaitu Melpadona.

Sementara pasangan calon yang lain seperti H Nadalsyah ditemani Hj Sri Hidayati, Sugianto Panala Putra bersama Nilawati, termasuk calon Bupati yang di usung PDI Perjuangan Taufik Nugraha juga didampingi mesra istrinya Tina.

Lalu apa penyebabnya Ompie Herby tidak membawa istri tercintanya, rupanya Ompie Herby tidak mau ambil risiko disemprit KPU atau Panwaslu Kabupaten Batara, karena saat dirinya mulai masuk penjaringan calon sampai resmi ditetapkan, sang istri Melpadona tercatat sebagai ASN, bahkan dalam jabatan relatif bergengsi seperti menjadi staf ahli Bupati di jajaran eselon II.   

Ketidakhadiran sang istri juga terjadi saat Ompie mendaftarkan diri di KPU  Batara pada 10  Januari lalu. “Saya selalu berusaha menaati aturan. Kebetulan baru tadi di Balai Antang dijelaskan oleh KPU tentang boleh atau tidak membawa istri yang berstatus PNS, sehingga saya putuskan datang sendirian,” ujar Ompie, Selasa siang.

Komisioner KPU Batara Rututman mengatakan, setiap calon presiden, wakil presiden, kepala daerah, wakil kepala daerah, dan calon anggota legislatif diperbolehkan membawa membawa istri atau suami berstatus ASN, tetapi tidak aktif dalam berkampanye seperti menjadi juru kampanye (Jurkam).

“Kemarin sudah kami sampaikan di rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Barito Utara, bahwa seorang istri berstatus ASN boleh mendampingi suami yang mencalon, asalkan tidak menjadi juru kampanye intinya hanya sekedar hadir mendampingi suami,” jelasnya. (her/dar)