Kamis, 15-02-2018 jam, 08:14:47

INGAT NICH ! BAB Sembarangan Sumber Penyebar Penyakit

INGAT NICH ! BAB Sembarangan Sumber Penyebar Penyakit
Atei Dieni

NANGA BULIK-Upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat adalah dengan membudayakan hidup bersih dan sehat. Di antaranya melalui program desa stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Karena kebiasan tersebut sumber dari penyebaran berbagai penyakit kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamandau mulai verifikasi desa-desa BAB sembarangan. Salah satunya Kecamatan Bulik yang ada empat desa akan diprogramkan stop BAB sembarangan.

“Kecamatan Bulik akan ada empat desa, antara lain Guci sudah diverifikasi dan Sumber Mulya Bumi Agung dan Argo Mulyo dalam tahap verifikasi,” ungkap Camat Bulik, Atei Dieni, Rabu (14/2).

Atei menegaskan, pihaknya bersama tim dari Dinkes Lamandau melakukan verifikasi Stop BAB sembarangan di Desa Sumber Mulya Kecamatan Bulik. Di mana untuk melihat benar atau tidaknya seluruh warga desa tersebut tidak BAB sembarangan lagi. Sehingga dengan sudah membuat jamban keluarga di rumah masing-masing. “Hasil verifikasi pengecekan di lapangan, ternyata masih ada 16 rumah yang belum clear atau belum selesai, karena belum ada penutup jambannya,” beber Atie Dieni.

Camat Bulik mengatakan, tahun lalu di wilayah Kecamatan Bulik ada Desa Guci sudah bebas dari buang air besar sembarangan. Sehingga tahun ini ia menargetkan tiga desa lagi yang stop BAB sembarangan dapat terwujud. “Saya harap melalui program ini dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Dan saya himbau seluruh desa untuk bisa menerapkannya, bisa dipicu melalui bantuan pembuatan jamban keluarga bagi warga tidak mampu dari ADD. Sehingga menjadi stimulan atau contoh bagi warga lain,” pungkasnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Lamandau, Friaraiyatini mengakui, pentingnya kesadaran masyarakat tentang kebersihand an kesehatan. Khususnya tidak lagi BAB sembarangan dan target semua desa dapat tercapai. “Namun untuk merubah kebiasaan masyarakat ini tidak mudah. Sehingga programnya dilakukan bertahap dengan melibatkan seluruh aparatur desa dan masyarakat,” beber Friaraiyatini.

Apalagi, kata Friaraiyatini bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, karena yang terbiasa bergantung dengan sungai. Artinya semua kegiatan dilakukan di sungai, baik mandi, mencuci dan BAB. “Sehingga melalui program ini diharapkan juga memberalihkan kebiasaan BAB di bantaran sungai dengan dibuatkan jamban,” tutupnya. (alh/ala/dar)


Statistik Pengunjung

  • Pengunjung Hari ini :

  • Total Pengunjung :

Pasang Iklan
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Side Widget
You can put anything you want inside of these side widgets. They are easy to use, and feature the new Bootstrap 4 card containers!
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.