Kamis, 15-02-2018 jam, 09:24:58

PILKADA OKE, KALTENG DAMAI

PILKADA OKE, KALTENG DAMAI
Polda Kalteng bersama TNI, KPU, Bawaslu, Kejati dan jajaran Forkopimda Kalteng, saat apel akbar dan deklarasi pilkada damai di Bundaran Besar Palangka Raya, Rabu siang (14/2)
Gubernur : Kedepankan Politik Moral, Etika, Norman dan Bersaing Secara Jujur

SEMBOYAN sederhana tapi sangat bermakna. Pilkada oke, Kalteng damai. Ya, ketika gelaran Pilkada 11 kabupaten/kota se-Kalteng berjalan kurang baik alias tidak oke, maka bisa mengancam kedamaian Bumi Tambun Bungai. Oleh karena itu, Polda Kalteng bersama Pemprov, TNI, KPU, Bawaslu, Kejati dan seluruh forum koordinasi pimpinan daerah, menggelar apel akbar dan deklarasi pilkada damai 2018 di Bundaran Besar Palangka Raya, Rabu (14/2).

Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko mengatakan, rasa kebersamaan dan saling mewujudkan pesta demokrasi yang baik, tidak bisa dilakukan masing-masing. Harus dilakukan bersama antara eksekutif, legislatif, yudikatif, dan seluruh lapisan masyarakat.“(Apel akbar) ini merupakan bagian dari kebersamaan. Dan kami siap untuk melakukan pengamanan, sehingga dapat menciptakan pilkada yang kondusif, aman dan damai. Apapun juga, pilkada tahun ini merupakan pilkada damai,” tegasnya.

Untuk kesiapan personel dan alat, jajaran Polda Kalteng sudah menyiapkannya melalui pengamanan darat, udara maupun air. “Hal apapun yang akan terjadi nanti, kami bersama TNI dan juga pihak lain akan melakukan pengamanan, demi mewujudkan pilkada damai di Kalteng,” jelas jenderal bintang satu tersebut.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dalam sambutannya, mengapresiasi Kapolda Kalteng, Danrem 102 Panju Panjung serta unsur Forkopimda, yang telah bekerja sama memfasilitasi kegiatan apel akbar dan deklarasi pilkada damai 2018.

Menurutnya, melalui apel akbar dan deklarasi pilkada damai, pasangan calon juga harus memiliki komitmen untuk mengedepankan politik moral, etika dan norma yang harus tetap dijunjung tinggi, bersaing secara adil dan jujur, dengan menawarkan visi dan misi yang prorakyat.“Jangan gunakan politik uang, jangan gunakan isu SARA, dihindari menyebarkan kebencian dan berita bohong, karena dapat memecah persaudaraan kita. “Mari tetap menjaga kondusivitas agar pilkada damai bisa terwujud sejak awal hingga akhir tahapan pilkada yang akan berjalan nanti,” harapnya.

Gubernur juga menegaskan, para pasangan calon dan pendukungnya harus siap kalah dalam mengikuti pilkada ini. “Menang atau kalah merupakan takdir yang harus dijemput dengan usaha dan doa, serta rebutlah hati rakyat,” harapnya.

Kepada para penyelenggara pilkada terutama KPU dan Bawaslu, kata Sugianto, harus bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Harus netral dan jangan berpihak. Karena jika berpihak, maka akan menimbulkan api yang menyulut kericuhan dan konflik di antara pasangan calon yang ada. Bekerjalah secara profesional.

Kepada para tokoh agama dan masyarakat diajaknya untuk membantu menjaga situasi kondusif, lebih bijak menyikapi perbedaan yang ada terkait pilihan politik, agar masyarakat tidak terpecah bela.“Implementasi prinsip huma betang harus tetap dijaga di Bumi Tambun Bungai,” jelasnya dengan nada optimistis. (nue/abe/sen/dar)


Statistik Pengunjung

  • Pengunjung Hari ini :

  • Total Pengunjung :

Pasang Iklan
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Side Widget
You can put anything you want inside of these side widgets. They are easy to use, and feature the new Bootstrap 4 card containers!
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.
Artikel
Cinque Terre
You can put anything you want inside of these side widgets.