Sabtu, Tanggal 07-04-2018, jam 08:21:13

Rachma Sebut Sukma Islamphobia

Share
Rachma Sebut Sukma Islamphobia
Ribuan massa melakukan aksi menuntut agar Sukmawati Soekarnoputri diproses secara hukum karena dinilai telah melakukan penistaan agama, Jumat (6/4). (RICARDO/JPNN)

SUKMAWATI Soekarnoputri dianggap mengalami Islamphobia oleh kakaknya sendiri, Rachmawati Soekarnoputri. Hal itu sudah diketahuinya sejak beberapa waktu lalu. Tepatnya saat ramai kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ketidaksukaan Sukmawati terhadap Islam itu dirasakannya saat Sukma memprotes keras dirinya karena ikut menuntut proses hukum terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu. “Dia keberatan saya ikut memperjuangan penegakan hukum pada aksi 411 tahun 2016 lalu,” katanya, Jumat (6/4).

Bukan itu saja, Rachma yang suaminya baru saja meninggal dunia itu menyebut bahwa dirinya telah melakukan makar. “Saat penguasa mengatakan, aksi itu ditunggangi tokoh nasional, Sukma juga mengatakan saya mau makar,” beber Rachma lagi.

Akan tetapi, Rachma membantah jika Islamophobia yang menjangkiti Sukma itu karena Bung Karno tidak membekali anak-anaknya dengan ajaran Islam. “Ini juga membuat saya sedih, karena puisi Sukma dikaitkan dengan ajaran Bung Karno,” jelasnya.

Sebaliknya, apa yang dilakukan oleh putra-putri Presiden pertama RI itu, sekarang adalah pilihan masing-masing. “Bung Karno sudah cukup membekali anaknya dengan ajaran Islam. Bahwa ada yang menjadi abal-abal, itu pilihan masing-masing anak,” tutup Rachma.

Sementara, ribuan massa aksi bela Islam 64 menuntut polisi menangkap Sukmawati Soekarnoputri.

Aksi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018) itu diikuti oleh ribuan massa dari berbagai daerah. Para orator aksi bergantian naik ke atas mobil komando untuk membakar semangat massa aksi.

Menurut sang orator, puisi Sukma berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan Sukmawati beberapa waktu lalu sudah melecehkan syariat Islam.

Hal itu terkait pembandingan azan dan cadar dengan kidung dan cadar. “Meskipun adiknya ketua umum partai, tapi Sukmawati harus ditangkap.”“Meskipun dia anak orang yang dianggap paling berjasa untuk negeri ini, kalau sudah menistakan agama, harus ditangkap,” tegasnya.

Sang orator menyatakan, bagi siapapun yang melecehkan syariat Islam, apakah itu orang beragama Islam atau bukan, tetap harus dihukum pidana.

Karena itu, kendati Sukmawati sudah menyampaikan permintaan maafnya, proses hukum harus tetap berjalan. “Kalau meminta maaf terus kasusnya dihentikan, maka kasus lain juga harus dihentikan. Koruptor yang meminta maaf pun harus dibebaskan,” lantangnya. (dem/rm/ruh/pojoksatu)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Rabu, 19-09-2018 : 10:42:30
Budi Waseso Sebut Kalau Mendag Mau Kantornya Dipakai Jadi Gudang, Silakan Impor Beras..

DIRUT Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan, saat ini stok beras Bulog melimpah. Bahkan, saking melimpahnya, kata dia, Bulog sampai harus meminjam gudang pihak lain untuk menyimpan ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 12:16:38
Tiga Anggota Dewan Pemaksa Warga Lepas Baju #2019GantiPresiden, Sebut Khilafah Taik

SAMARINDA – Video persekusi tiga anggota DPRD Samarinda kepada warga pengguna jalan viral di media sosial. Tiga anggota DPRD Samarinda yang diduga melakukan persekusi yakni A ... Read More

Senin, 17-09-2018 : 11:52:55
19 September Mulai Pendaftaran CPNS, Jangan Lupa Caranya Ini

PENDAFTARAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 akan dibuka dua hari lagi. Artinya, pada tanggal 19 September ini, pemerintah akan mengumumkan formasi jabatan yang dibuka dalam ... Read More

Senin, 17-09-2018 : 11:33:22
Terkait Kasus Newmont, KPK Selidiki Kebersamaan TGB dengan Deputi Pencegahan

JAKARTA – Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dinilai mulai mencari cara agar lepas dari jeratan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa kali TGB menunjukan ... Read More