Sabtu, Tanggal 14-04-2018, jam 06:08:46

NAHAS !!! Mau Cari Kerja Malah Tewas

Kecelakaan, Mobil Fortuner Putih Langsung Meninggalkan Lokasi Kejadian
Share
NAHAS !!! Mau Cari Kerja Malah Tewas
Kondisi korban kecelakaan di Anjir KM 3 Kecamatan Kapuas Timur, sesaat setelah tiba di kamar mayat RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo, Jumat (13/4). (WARGA FOR KALTENG POS)

KUALA KAPUAS- Niat mencari kebutuhan hidup sehari-hari, Azni (20) bersama keponakannya Almiajid (19) warga Desa Seberang Kupang Batu Besar, Kecamatan Bataguh, memutuskan pergi mencari kerja ke perusahaan kelapa sawit di Desa Lupak Dalam, Kecamatan Kapuas Kuala, Jumat (13/4) pagi. Keduanya pergi berboncengan motor Vixion hitam DA 3921 DR.

Namun, nasib nahas menimpa saat mereka perjalanan pulang. Sesampainya di Anjir KM 3 Kecamatan Kapuas Timur, sekitar pukul 18.30 WITA, mereka mengalami insiden. Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Fortuner yang belum diketahui nomor polisinya, melaju dari arah Kapuas menuju Banjarmasin, Kalsel.

Kejadian tersebut berlangsung cepat. Azni jatuh dan meninggal karena luka parah pada bagian kepala. Sementara mobil Fortuner putih itu langsung meninggalkan lokasi kejadian. Beruntung bagi Almiajid, selamat dalam kejadian nahas tersebut, meski tetap mengalami luka-luka.

“Itu sudah senja pas kejadiannya, jadi agak sunyi kurang ada yang melihat dengan jelas. Tapi, itu ada melibatkan sebuah mobil jenis fortuner melaju langsung pergi mobilnya,” ungkap seorang warga bernama Bahri, kemarin. 

Tidak berselang lama, ambulans datang ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban untuk dilakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo. Sementara itu, Adik Korban bernama Marhani (17) yang ditemui di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo tampak terpukul atas kejadian yang dialami kakaknya tersebut.

Dengan raut wajah sedih dan mata berkaca-kaca, dia menjelaskan keinginan atau niat kakaknya mencari pekerjaan, dikarenakan ingin mendapatkan penghasilan untuk bisa membantu berobat ayahnya yang saat ini sedang sakit. Tapi, tidak niat baiknya tersebut harus harus berakhir tragis.

“Pagi tadi mereka berdua kakak saya Asni pergi ke Lupak hendak mencari pekerjaan ke perusahaan sawit di sana. Membawa Kartu Keluarga kelengkapan berkas juga tadi pagi itu. Sampai inipun masih tidak menyangka, tadi dikabari kejadian ini. Abah saya masih di rumah beliau sedang sakit, belum tahu apakah bisa ke RS ini atau menunggu di rumah saja. Yang pasti keluarga lain sudah diperjalanan menggunakan kelotok,” ungkap Marhani dengan suara pelan, kemarin.  

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Kamis, 20-09-2018 : 06:46:42
Banyak Masyarakat di Sekitar Pertambangan Kurang Diberdayakan

RENCANA Ombudsman Republik Indonesia menginvestigasi program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) di Kalteng, sedikit menghibur masyarakat sekitar tambang yang merasa kur ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 06:35:54
RESMI ! 26 September Portal Resmi BKN Mudah Diakses dan Digunakan untuk Mendaftar

PALANGKA RAYA-Pendaftaran CPNS 2018 yang semula dijadwalkan secara online di portal resmi https://sscn.bkn.go.id, Rabu 19 September, ternyata sedikit tertunda. Diundur hingga 26 September. 

Read More
Kamis, 20-09-2018 : 06:19:14
BERANI ! Ini Pegalaman Yogi Menangkap Ular King Kobra

SAMPIT-Aksi dilakukan Andin Yogianur Rizky Wahyudi atau pemuda yang kerap dipanggil Yogi, menghebohkan dunia maya. Menjadi perbincangan di dunia nyata. Karena aksinya menangkap ular kobra berukuran ... Read More

Rabu, 19-09-2018 : 09:26:40
Hari Ini Pendaftaran CPNS DImulai, Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses

HARI ini (19/9), pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka oleh Pemerintah. Sistem pendaftaran dilakukan secara terintegrasi dan terpusat melalui portal ht ... Read More