Tanggal 13-04-2018, jam 09:56:33

Dishut Kalteng Dorong Pengusaha Kayu Taat Aturan

Share
Dishut Kalteng Dorong Pengusaha Kayu Taat Aturan
Direktur UHP, Ditjen PHPL Ir Istanto saat membuka workshop di dampingi kepala Kepala Dishut Kalteng, Sri Suwanto di aula kantor setempat, kemarin.(EKO/ KALTENG POS)

PALANGKA RAYA-Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng menggelar workshop membangun konsensus dan stategi percepatan pemenuhan sertifikasi VLK, PHPL IUPHHK-HA dan IUPHHK-HT di Provinsi Kalteng, bertempat di aula kantor setempat, kemarin. Kegiatan itu mengusung tema “Mencari Terobosan Aksi Dalam Upaya Percepatan Pemenuhan Sertifikasi Legalitas Kayu dan PHPL di Provinsi Kalteng”.

Kepala Dishut Kalteng Sri Suwanto menegaskan, workshop tersebut memang bukan hal yang baru. Namun jika tidak diingatkan biasanya ada  pengusaha yang lalai akan aturan yang telah ditentukan pemerintah.

Berkaitan dengan itu, Dishut Kalteng mendorong agar Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL)  yang merupakan skema sertifikasi hutan untuk memastikan apakah Unit Manajemen Hutan telah mengelola hutan produksi secara lestari atau tidak.

“Kalau tidak diingatkan dan ditegur pasti ada yang lupa. Makanya dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengelola hutan di Kalteng bisa memenuhi Standard Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), PHPL IUPHHK-HA dan IUPHHK-HT,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, VLK merupakan skema sertifikasi hutan dan industri kehutanan untuk memastikan apakah Unit Manajemen telah mengelola hutan dan atau produk hasil hutan secara legal.

“Dengan memiliki VLK maka akan diketahui bahwa unit manajemen atau industri itu menggunakan bahan baku legal karena dibuktikan dengan dokumen legalitas yang melindungi bahan baku yang digunakan,” terangnya.

Selain memiliki sertifikasi VLK itu, pihaknya pun menginginkan pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Alam (IUPHHK-HA) dan pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) untuk melakukan pengelolaan hutan secara lestari karena dalam mengelola hutan itu ada aturan mainnya.

Hadir sebagai narsumber sekaligus membuka kegiatan tersebut Direktur UHP, Ditjen PHPL Ir Istanto. Dalam mataerinya ia menyampaikan tentang sertifikasi kayu dan PHPL sebagai tolok ukur kinerja kelestarian produksi lingkungan dan sosial potret kinerja IUPHHK Kalteng. Dan narasumber lainnya  dari WWF-ID yang memberikan materi tentang sertifikasi pengelolaan hutan bertanggung jawab sebagai instrumen pemenuhan tuntutan konsumen di pasar global dalam rangka peningkatkan daya saing. (pri/iha/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Senin, 17-09-2018 : 01:10:23
Jarang Digoyang Suami, Akhirnya Goyang Bareng Sopir

Selalu ditinggal Donwori ke luar kota, Sephia merasa kesepian. Ada saat-saat Sephia ingin bercengkrama dengan suaminya, namun Donwori tak ada di sisi.

Hingga akhirny ... Read More

Minggu, 16-09-2018 : 08:19:08
Berbagi Bekal untuk Calon Generasi Emas

SEBUAH grup chat dibuat secara khusus oleh Neny Rahmawati. Anggota grup chat tersebut adalah klien-kliennya di Griya Bunda Sehat Balikpapan. Grup chat itu dimanfaatkan untuk m ... Read More

Sabtu, 15-09-2018 : 10:58:26
Paguyupan Lembur Kuring Bersilaturahmi

PALANGKA RAYA - Keluarga besar panguyupan lembur kuring Jawa Barat dan Banten se Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan acara silaturahmi, di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalt ... Read More

Sabtu, 15-09-2018 : 10:54:20
BPJS Kesehatan Jaga Mutu JKN-KIS

PALANGKA RAYA - Menjaga kualitas layanan program JKN-KIS, merupakan tanggung jawab mutlak dari BPJS Kesehatan, selaku penyelenggara program. Untuk itu perlu dilakukan berbagai kegi ... Read More