Minggu, Tanggal 15-04-2018, jam 05:09:46

Api Berkobar, Perumahan Karyawan Terbakar

Share
Api Berkobar, Perumahan Karyawan Terbakar
Musibah kebakaran menghanguskan tiga blok perumahan karyawan perusahaan di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arsel, Kotawaringin Barat, Sabtu siang (14/4). (RUSLAN/ KALTENG POS)

MUSIBAH kebakaran menghanguskan perumahan karyawan di kawasan bantaran sungai Arut Kelurahan Mendawai, Kabupaten Kobar, Sabtu siang (14/4). Kebakaran yang menimpa PT Korindo Arya Bimasari (KAB) menghanguskan sisi kiri perusahaan yang berbatasan langsung dengan Sungai Arut dan permukiman penduduk. Kapolres Kobar AKBP Ari Sandy Zulkarnaim Sirait memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran di kompleks PT KAB.  

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas kami di lapangan tidak ditemukan korban jiwa,” ujar Kapolres saat dikonfrimasi awak media melalui sambungan telepon, Sabtu (14/4) malam.

Tak hanya itu, untuk meyakinkan masyarakat, petugas di lapangan juga sudah mengumunkan kepada warga setempat untuk memastikan lagi adanya korban. “Untuk memastikan kami tanya juga sama warga sekitar, dan mereka mengaku  bagian dari keluarga mereka lengkap semua,” kata orang nomor satu di lingkungan Polres Kobar tersebut.

Sementara itu, bangunan perusahanan yang mayoritas terbuat dari bahan kayu tersebut memang sudah berusia puluhan tahun dan rentan terbakar. Saksi mata di lapangan menyebutkan, perumahan karyawan yang terbakar merupakan mes Ramin terdiri dari 6 blok dan setiap blok berisi 20 rumah/20 kepala keluarga. Api mengamuk tiga blok G, E dan H."Satu blok berisi 20 KK, bawah 10, atas (lantai dua, red) 10, kejadianya sekitar pukul 11.00 siang,” ujar Sadi, salah satu penghuni yang tinggal di blok J, tepat di belakang mes Ramin.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Mejerum mengatakan, berdasarakan data keterangan sementara yang didapat dari tetangga korban musibah kebakaran, diketahui ada 7 unit rumah warga terbakar dan 2 rumah mangalami rusak berat. “Untuk sementara yang terdata ada total yang terbakar 3 blok mess dan 7 unit rumah, sisanya masih terus dilakukan pendataan,” kata Majerum kepada Kalteng Pos, Sabtu (14/4).

Di tempat terpisah, Humas PT Korindo Arya Bimasari, Reza, belum bisa banyak memberikan komentar saat dikonfirmasi awak media. Pihaknya mengaku, terkait dugaan awal munculnya api, perusahaan menyerahakan semuanya kepada kepolisian untuk melakukan investigasi atas musibah kebakaran tersebut. “Untuk informasi masih belum kami simpulkan, menunggu investigasi dari pihak kepolisian," ujar Reza, menjawab konfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Sabtu (14/4). (lan/abe/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 18 Sep 18


Selasa, 18-09-2018 : 08:38:52
Kekasih Meninggal saat Kecelakaan, Rencana Tunangan pun Pupus

PALANGKA RAYA-Tak ada seorang pun yang dapat menolak kenyataan pahit yang terjadi dalam hidup ini. Hal itulah yang dirasakan Rani. Di hari ulang tahun (ultah) ke-16, kemarin, ia ke ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 07:12:21
Mau Ikut Tes Selesi CPNS 2018? Ini Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (pemprov) Kalteng kembali mengingatkan kepada calon pelamar CPNS untuk mempersiapkan diri. Baik terkait administrasi maupun persiapan sebelum meng ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 07:04:59
Meski Sempat Dicoret, Caleg Eks Koruptor Masih Berpeluang

PALANGKA RAYA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng masih belum bisa memastikan bagaimana nasib calon legislatif (caleg) mantan koruptor di Kalteng, yang sebelumnya sempat dicoret da ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 06:58:11
55 PNS se Kalteng Terjerat Kasus Korupsi, Begini Nasibnya

PALANGKA RAYA- Nasib 55 Pegawai Negeri Sipil (PNS) se-Kalteng yang terjerat kasus hukum tindak pidana korupsi (tipikor). Kini, mereka tinggal menunggu waktu untuk diberhentikan sec ... Read More