Senin, Tanggal 16-04-2018, jam 10:51:16
DPRD Kota

Pemko Harus Teliti

Rumah yang Dibedah Harus Benar-benar milik Warga Kurang Mampu
Pemko Harus Teliti
Alfian Batnakanti

PALANGKA RAYA – Program bedah rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni bukan hal baru. Beberapa kota di Indonesia sudah banyak melaksanakan bedah rumah dengan tujuan agar keluarga miskin memiliki rumah layak huni.

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Pada tahun ini, program bedah rumah yang dilaksanakan Pemko masih belum mendapatkan keluarga miskin untuk dibedah rumahnya.

DPRD Kota Palangka Raya berharap Pemko bisa segera melaksanakan program bedah rumah itu. Dengan tujuan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga kurang mampu.

Dewan juga berharap Pemko harus teliti agar rumah yang dibedah benar-benar milik warga kurang mampu. Artinya, pemerintah harus melakukan pendataan secara langsung ke lapangan. Bukan menerima data dari orang lain.

“Kami (DPRD, red) mendukung program bedah rumah yang dilaksanakan pemerintah kota,” kata  Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Alfian Batnakanti, Minggu (15/4).

Kalau didata secara lansung, Politikus Partai Gerindra ini yakin banyak sekali warga Palangka Raya kurang mampu yang membutuhkan rumah layak huni. “Kami sangat apresiasi dengan rencana Pemko,” tegasnya.

Pelaksanaan program bedah rumah ini juga harus disesuai dengan anggaran. “Yang terpenting dalam pelaksanaan program bedah rumah ini adalah tepat sasaran kepada orang yang sangat membutuhkan,” pungkas Alfian. (hni/ila/iha/CTK)



BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 22 Apr 18


Sabtu, 21-04-2018 : 10:48:15
Kereeennn Nich...! Operator SPBU Juga Pakai Kebaya

PALANGKA RAYA-Berbagai cara dilakukan untuk mengenang perjuangan Pahlawan Nasional RA Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Kalangan wanita biasanya mengenakan busana kebaya sebagai bentuk peringatan. Bahkan operator SPBU  di Jalan Seth Adji juga melakukan hal serupa. Melayani pengisian BBM dengan tampil menggunakan aneka macam kebaya. Sontak pemandangan yang tidak lazim tersebut menja ... Read More

Jum`at, 20-04-2018 : 11:32:13
Guru Mapel Masih Minim

PALANGKA RAYA - Keberadaan guru Mata Pelajaran (Mapel) masih minim. Akibat minimnya guru mapel tersebut, akhirnya ada guru mapel yang dobel job atau mengajar mapel lain diluar bidang yang dikuasi. Hal tersebut menjadi sorotan Pemerintah Kota Palangka Raya, karena dinilai guru mapel dobel job tidak akan bisa efektif mengajar.

“Ini tidak akan efektif. Kan lucu, pe ... Read More