Kamis, Tanggal 15-02-2018, jam 10:54:31

Fairid-Umi Wujudkan Good Governance

Fairid-Umi Wujudkan Good Governance
Di depan Forkopimda Kalteng, Fairid Umi menandatangani komitmen menciptakan Pilkada dan pemerintahan yang punya pelayanan publik berkualitas, terbuka, bebas KKN dan bebas dari narkotika serta mengedepankan komunikasi santun tanpa politik uang dan kampanye SARA, di Aquarius Boutique Hotel, Rabu (14/2).// MEDIA CENTER FAIRID-UMI

PALANGKA RAYA - Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota, Fairid Naparin-Umi Mastikah sepakat mewujudkan pemerintahan dengan tata kelola yang baik, atau good governance.

Dikatakan Fairid Naparin, pihaknya menandatangani komitmen tersebut dengan harapan akan tercipta good governance di lingkup Kota Palangka Raya. Bahkan, hal itu juga masuk dalam visi misi pihaknya yang tertuang di semangat kemajuan, kerukunan, dan kesejahteraan bagi semua.

“Kami berkomitmen untuk mewujudukan penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan mencegah terjadinya maladministrasi,” ujar Fairid, usai penandatanganan komitmen di acara yang digelar Ombudsman RI perwakilan Kalteng di Aquarius Boutique Hotel, Rabu (14/2).

Paslon nomor urut 3 ini juga berkomitmen untuk mewujudkan penyelenggaraan keterbukaan informasi publik yang berkualitas. Apalagi, ketika menjabat, keduanya juga sepakat akan melaksanakan hal itu.

“Kami juga berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang bebas narkoba. Serta, siap bekerjasama dengan BNN,” jelas pria yang dikenal santun dan energik ini.

Duet pengusaha dan anggota DPRD Kota Palangka Raya ini juga sudah mempersiapkan gagasan dan ide ketika nanti menjabat. Terlebih untuk hak-hak masyarakat adat. Keduanya juga konsentrasi atas hal itu. Mengingat Kota Palangka Raya merupakan Ibu Kota Provinsi Kalteng, serta diwacanakan sebagai calon Ibu Kota Pemerintahan RI.

“Menyusun berbagai kebijakan daerah terkait dengan pengakuan, penghormatan, perlindungan, dan implementasi hak-hak masyarakat adat,” ungkapnya.

Terkait good governance, juga mesti mewujudkan pemerintahan yang bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme. Duet Plt Ketua DPD Golkar Palangka Raya dan Ketua DPD Demokrat Palangka Raya ini juga sepakat akan hal itu.

Sementara, dalam berkampanye yang akan di mulai pada hari ini, paslon yang diusung dan didukung Partai Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKS, Perindo, PBB, PKPI dan Partai Garuda ini juga akan menaati aturan. “Selama proses penyelenggaraan pilkada ini, kami pun menghindari politik uang serta tidak kampanye SARA,” tukas Fairid. (ami/art/iha)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 24 Jun 18


Minggu, 24-06-2018 : 05:15:03
Mengenal Serum untuk Kulit Wajah

Serum masuk dalam salah satu langkah penting dalam skin care regime ala Korea. Diklaim bisa lebih efektif mengatasi berbagai masalah kulit. Benarkah?

Memakai krim pagi, malam, tabir surya ... Read More

Sabtu, 23-06-2018 : 11:12:30
Kesepian Ditinggal Pasangan? Coba Atasi dengan Cara Ini

Kesepian setelah kehilangan pasangan biasanya akan merasa jauh lebih baik bila menjadi sukarelawan. Hal itu seperti diungkap dalam penelitian&nb ... Read More

Sabtu, 23-06-2018 : 09:32:37
Hidup Mati Timnas Jerman

Striker  timnas Jerman, Mario Gomez, menilai dua laga sisa timnya di Grup F Piala Dunia 2018 merupakan pertandingan hidup mati.  Yang dimulai laga melawan Swedia Minggu (24/6) di ... Read More

Jum`at, 22-06-2018 : 03:02:36
Universitas Palangka Raya Harus Lebih Maju

PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR) tidak lama lagi akan dipimpin  rektor baru periode 2018-2022, tinggal menunggu putaran terakhir yaitu suara menteri. Seperti di ... Read More