Sabtu, Tanggal 12-05-2018, jam 10:04:18
Toni Ardiyanto, Remaja 14 Tahun dengan Berat Badan 9 Kilogram

Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban

Share
Diduga Gizi Buruk sampai Terminum Air Ketuban
Toni Ardiyanto (14) diduga mengalami gizi buruk. Hal itu mengakibatkan bobot tubuhnya tersisa 9 kilogram, ketika ditemui di kediamannya, kemarin. (KOKO/KALTENG POS)

Keluarga Suyatno (53) dan Suyati (36) dikaruniai anak pertama mereka bernama Toni Ardiyanto. Namun, sang buah hati mereka itu tampak tidak ceria seperti remaja seusianya. Bocah malang itu diindikasikan punya tanda-tanda kelainan.

KOKO SULISTYO, Pangkalan Bun

SIANG itu, di sudut beranda sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani, Semanggang, Desa Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), seorang ibu menggendong anak remajanya ke luar rumah. Toni Ardiyanto, remaja berusia 14 tahun itu digendongnya. Suyati menggendongnya seperti bayi. Toni tampak sangat kurus. Mengenakan popok dan berbaju kaos panjang, kepala Toni tersandar lemah di bahu sang bunda.

Ia seakan tak mempunyai tulang yang kuat, untuk menopang berat badannya sendiri.

Anak pertama dari tiga saudara itu, awalnya tumbuh normal seperti anak-anak pada umumnya. Seiring berjalannya waktu, terlihat gejala tidak beres pada kesehatan Toni kecil. Sementara, anak seusianya sudah mampu berjalan, berlari, serta berbicara dengan kawan-kawannya. Jangankan berjalan, berdiri pun seolah ia tidak ada kekuatan.

Kondisi itu berlangsung hingga usianya menginjak 13 tahun. Praktis, selama itu Toni hanya bisa berbaring di tempat tidur. Segala kebutuhannya, sang bunda yang melayaninya dengan setia. “Sejak lahir, anak saya tidak bisa bicara dan berjalan,” ujar Suyati di kediamannya, Jumat (11/5).

Suyatno dan Suyati bukan tidak berupaya melakukan pengobatan. Berbagai pengobatan baik secara medis maupun pengobatan alternatif sudah dicoba. Tapi, tidak ada perubahan pada kondisi Toni. Bahkan pada 2017, Toni sempat dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Walau pertumbuhannya mengalami kelainan, kondisi tubuh Toni hingga berusia 13 tahun tidak seperti saat ini. Ia tetap gemuk. Namun, satu tahun terakhir, Toni sering sesak napas. Menurut Suyati, berdasar diagnosis dokter di RSSI, Toni menderita infeksi paru-paru, sehingga berat tubuhnya terus menyusut hingga 9 kilogram.

Hingga mempunyai anak ketiga, Suyati terus berupaya memberikan pengobatan kepada anaknya. Materi keluarganya pun tak mampu lagi mendukung pengobatan. Sementara, suaminya hanya menjadi sopir di salah satu Perusahaan Besar Swasta (PBS) Kelapa Sawit. Bahkan, untuk membayar biaya rumah sakit, ia rela berutang sana-sini.

“Dari pihak pemerintah belum ada perhatian, baik dari Dinsos atau pun Dinas Kesehatan. Bahkan untuk mendapatkan BPJS, ia mendaftar dan memilih kelas III dengan iuran Rp25 ribu per bulan,” ungkapnya.

Sulitnya kehidupan ekonomi mereka berdampak pada anak-anaknya yang lain. Sementara ini, anak kedua mereka terpaksa dititipkan kepada keponakannya. “Terpaksa saya titipkan. Anak saya yang kedua usianya 3 tahun, dan yang paling kecil usianya 20 bulan,” kata Suyati.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 18 Oct 18


Kamis, 27-09-2018 : 08:51:43
Dahulu Lulus Pilih Kerja, Sekarang Kuliah

Buku adalah gudang ilmu. Gemar membaca membuat wawasan semakin terbuka. Tak semua orang berkesempatan memiliki segudang buku dan membacanya. Meski dari desa terpencil ratusan kilometer dari pusat k ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 07:14:35
Tolak Lamaran Pangeran, Terima Sangalang

Nyai Undang. Perempuan berparas cantik dari kerajaan ternama di Negeri Tanjung Pematang Sawang. Putri kerjaan ternama Sempung Danyai Nunyang. Kecantikanya terdengar hingga penjuru negeri. Berikut k ... Read More

Senin, 24-09-2018 : 06:57:11
Berbeda Warna dan Pilihan, Jangan Lupa Saudara

Bendera start kampanye telah berkibar. Penyelenggara pemilu khususnya KPU dan Bawaslu mulai dipacu. Memelototi seluruh potensi kecurangan dan kerawanan dalam setiap tahapan pemilu. Dengan mengundan ... Read More

Sabtu, 22-09-2018 : 08:24:57
Biaya Operasi Hasil Sumbangan dari Warganet

Anak adalah titipan Tuhan Yang Maha Esa. Setiap orang tua tentu semaksimal mungkin membahagiakan anaknya. Begitu pun soal kesehatan. Seperti yang dilakukan Fitri, ibu dari bayi Misbah yang terl ... Read More