Rabu, Tanggal 16-05-2018, jam 09:40:50

Kayu di DAS Kahayan Dipaksa Tambat

Jumlahnya Sekitar 700 Batang Kayu, Terduga Pelaku Diperiksa Polisi
Share
Kayu di DAS Kahayan Dipaksa Tambat
Personel Ditpolairud Polda Kalteng mengamankan rakitan kayu yang diduga tidak memiliki surat resmi, di perairan Sungai Kahayan, tepatnya di Kelurahan Tanjung Pinang, kemarin (15/5). (AGUS PECE/KALTENG POS)

DUGAAN pembalakan liar masih ada, ternyata bukan isapan jempol belaka. Lagi-lagi kayu ilegal diamankan. Kayu rakitan yang mengalir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dipaksa tambat oleh anggota Ditpolairud Polda Kalteng. Kayu jenis meranti campuran yang dirakit sampai 100 meter lebih itu terpaksa disita ketika melintas perairan memasuki kawasan Kelurahan Tanjung Pinang, Selasa (15/5).

Anggota Ditpolairud memasang garis polisi yang dililitkan di kayu bulat itu. Kayu yang jumlahnya sekitar 700 batang itu diduga tidak dilengkapi surat resmi. Terduga pelaku berinisial AY, diperiksa polisi. “Ada satu orang kami periksa,” ujar Wadirpolairud AKBP Denny H didampinggi AKBP Murty dan AKBP Ida Bagus, kepada wartawan Kalteng Pos.

Denny, yang memimpin sidak ke lokasi menyampaikan, kayu jenis meranti ini berasal dari hulu Sungai Kahayan. Tepatnya diambil dari beberapa lokasi hutan yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Untuk surat-suratnya masih didalami. Belum bisa memastikan, apa legal atau ilegal.“Masih kami lidik,”sebutnya.

Pantauan Kalteng Pos, hampir rata-rata ratusan kayu itu memiliki diameter sama seperti galon air mineral. Disusun menjadi tiga baris. Satu baris berisikan enam batang kayu. Kayu itu diikat rapat dengan tali tambang. Ditambah dengan paku agar tidak tenggelam.

Di lokasi lain, Polres Katingan menghentikan dump truk KH 8445 NP yang kedapatan membawa kayu jenis meranti campuran. Truk yang dikemudikan oleh pria berinisial Su (50) ini ditangkap oleh Polsek Katingan Hilir di jalur arah Kasongan-Pendahara, Minggu (13/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

Dari informasi yang didapat, bahwa penangkapan ini bermula ketika anggota Polsek Katingan Hilir sedang melakukan kegiatan patroli rutin di wilayah Kasongan. Ketika melintas di Jalan Soekarno Hatta, petugas melihat ada kendaraan jenis truk melintas. Curiga dengan muatan truk tersebut, lalu petugas menghentikannya. Ketika diperiksa, benar bahwa benda yang diangkut adalah kayu olahan jenis Meranti campuran dengan Ukuran 3 cm x 5 cm dengan panjang 4 meter sebanyak 250  potong. Kemudian ukuran  5 cm x 10 cm dengan panjang yang sama sebanyak 200  potong, dan ukuran 2 cm x 20 cm sebanyak 62 potong.

Melihat itu, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat menyurat kayu tersebut. Namun, sopir tidak bisa menunjukkan dan kayu itu memang tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah berupa Faktur Angkutan Kayu Olahan (FA-KO) dari pihak yang berwenang sebagai Tanda Legalitas Hasil Hutan. Melihat hal itu, sang supir dan truk beserta isinya langsung dibawa dan diamankan di Polsek Katingan Hilir untuk dilakukan pemeriksaan dan sidik lebih lanjut.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Kamis, 20-09-2018 : 06:46:42
Banyak Masyarakat di Sekitar Pertambangan Kurang Diberdayakan

RENCANA Ombudsman Republik Indonesia menginvestigasi program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) di Kalteng, sedikit menghibur masyarakat sekitar tambang yang merasa kur ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 06:35:54
RESMI ! 26 September Portal Resmi BKN Mudah Diakses dan Digunakan untuk Mendaftar

PALANGKA RAYA-Pendaftaran CPNS 2018 yang semula dijadwalkan secara online di portal resmi https://sscn.bkn.go.id, Rabu 19 September, ternyata sedikit tertunda. Diundur hingga 26 September. 

Read More
Kamis, 20-09-2018 : 06:19:14
BERANI ! Ini Pegalaman Yogi Menangkap Ular King Kobra

SAMPIT-Aksi dilakukan Andin Yogianur Rizky Wahyudi atau pemuda yang kerap dipanggil Yogi, menghebohkan dunia maya. Menjadi perbincangan di dunia nyata. Karena aksinya menangkap ular kobra berukuran ... Read More

Rabu, 19-09-2018 : 09:26:40
Hari Ini Pendaftaran CPNS DImulai, Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses

HARI ini (19/9), pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka oleh Pemerintah. Sistem pendaftaran dilakukan secara terintegrasi dan terpusat melalui portal ht ... Read More