Tanggal 09-05-2018, jam 03:11:09
BKKBN Provinsi Kalteng

Harganas Akan Diperingati 29 Juni 2018

Share
Harganas Akan Diperingati 29 Juni 2018
Kusnadi

PALANGKA RAYA - Hari Keluarga Nasional (Harganas) akan diperingati pada 29 Juni mendatang. Peringatan Harganas 2018 menjadi pengingat bagi keluarga-keluarga di Indonesia bahwa tugas utamanya adalah menciptakan manusia Indonesia berkualitas. Sesuai tema tahun ini “Hari Keluarga Hari Kita Semua” dengan pesan “Cinta Keluarga, Cinta Yang Terencana”.

“Harganas kita jadikan peringatan untuk mengingatkan keluarga-keluarga akan tugas mereka. Karena dari keluargalah tempat menghasilkan manusia yang berkualitas khususnya di Kalteng ini,” kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalteng Kusnadi, baru-baru ini.

Menurut dia, penyelenggaraan peringatan Harganas setiap tahunnya bertujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah, pemerintah daerah, mitra kerja, dan swasta tentang pentingnya fungsi keluarga. Khusus di Kalteng,  Harganas telah diperingati di Kabupaten Murung Raya, pada April lalu. Sementara untuk puncaknya akan diselenggarakan di Manado Sulawesi Utara, Minggu pertama  Juli 2018 nanti.

 “Kehidupan berkeluarga merupakan kehidupan yang tidak hanya untuk dijalani satu atau dua hari, tetapi untuk selamanya. Dan masyarakat harus memahami pentingnya arti kehidupan berkeluarga, sehingga sebuah keluarga itu  bisa merencanakan masa depan dan cita-cita,” jelasnya.

Keluarga memang merupakan salah satu elemen terkecil dalam masyarakat, tambah Kusnadi, namun dapat memberikan dampak yang besar bagi suatu bangsa. Mengapa? Karena keluarga merupakan wahana utama, pembentukan karakter seorang anak. Di mana sejak pertama anak dilahirkan ke dunia, ia akan berada di lingkungan keluarga. Jika pola asuh yang diterapkan orangtua dalam keluarga salah, maka akan menentukan karakter dan budi pekerti seorang anak itu di masa mendatang.

“Makanya terdapat pesan cinta keluarga, cinta yang terencana bukan cinta keluarga, cinta karena bencana,” ujarnya.

Di samping itu untuk mewujudkan keluarga sejahtera, diharapkan sebuah keluarga  bisa menerapkan delapan fungsi keluarga, yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, sosialisasi, pendidikan dan ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 18 Sep 18


Selasa, 18-09-2018 : 08:38:52
Kekasih Meninggal saat Kecelakaan, Rencana Tunangan pun Pupus

PALANGKA RAYA-Tak ada seorang pun yang dapat menolak kenyataan pahit yang terjadi dalam hidup ini. Hal itulah yang dirasakan Rani. Di hari ulang tahun (ultah) ke-16, kemarin, ia ke ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 07:12:21
Mau Ikut Tes Selesi CPNS 2018? Ini Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (pemprov) Kalteng kembali mengingatkan kepada calon pelamar CPNS untuk mempersiapkan diri. Baik terkait administrasi maupun persiapan sebelum meng ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 07:04:59
Meski Sempat Dicoret, Caleg Eks Koruptor Masih Berpeluang

PALANGKA RAYA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng masih belum bisa memastikan bagaimana nasib calon legislatif (caleg) mantan koruptor di Kalteng, yang sebelumnya sempat dicoret da ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 06:58:11
55 PNS se Kalteng Terjerat Kasus Korupsi, Begini Nasibnya

PALANGKA RAYA- Nasib 55 Pegawai Negeri Sipil (PNS) se-Kalteng yang terjerat kasus hukum tindak pidana korupsi (tipikor). Kini, mereka tinggal menunggu waktu untuk diberhentikan sec ... Read More