Kamis, Tanggal 17-05-2018, jam 09:36:32
Ketika Tahapan Pilkada Memasuki Bulan Puasa

Paslon Dilarang Kampanye di Rumah Ibadah

Share
Paslon Dilarang Kampanye di Rumah Ibadah
Menyambut awal bulan Ramadan 1439 H, tadi malam, umat muslim memanfaatkannya dengan banyak menghabiskan waktu di masjid. (DENAR/KALTENG POS)

Momentum Ramadan kerap digunakan sebagai ajang saling berbagi. Termasuk juga oleh paslon. Akan tetapi, sumbangan yang diserahkan oleh paslon seharusnya disalurkan melalui Baznas. Jika tidak, bisa-bisa terindikasi money politic.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SELURUH paslon dan tim pemenangan kembali diingatkan Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi. Jangan berkampanye di rumah ibadah seperti musala dan masjid. Pasalnya, disinyalir momentum Ramadan ini bakalan dimanfaatkan paslon untuk berkampanye. Demikian pula dengan penyaluran zakat, paslon diminta menyalurkannya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ada di kabupaten / kota setempat.

Dikatakan Satriadi, sejatinya paslon telah mengetahui larangan kampanye di tempat ibadah. Dia menyebut larangan itu sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

“Jelas tidak boleh berkampanye di rumah ibadah. Dan, aturan ini sepatutnya sudah dipahami oleh semua paslon,” ujarnya kepada Kalteng Pos, kemarin.

Menurut dia, paslon semestinya juga memahami dan menaati aturan itu. Satriadi juga menerangkan, kemungkinan paslon akan kerap hadir ke musala maupun masjid. Sebab, di bulan suci Ramadan, akan banyak kegiatan yang digelar di musala maupun masjid. Seperti kultum, pengajian, buka puasa bersama, salat tarawih, hingga sahur bersama.

Sah-sah saja paslon hadir di kegiatan-kegiatan itu. Akan tetapi, tidak boleh membawa embel-embel dan simbol-simbol kampanye. “Kalau untuk ibadah, tentu tidak boleh dilarang. Tapi, mesti memahami koridornya. Tidak boleh menggunakan simbol-simbol kampanye. Hadir di kegiatan secara pribadi saja,” ungkapnya.

“Hadir boleh, tapi tidak boleh berorasi. Apalagi sampai disebutkan atau menyebutkan diri sebagai paslon atau calon. Ini sudah tentu masuk ranah kampanye. Karena, tidak ada unsur kaitannya dengan pelaksanaan ibadah. Misalnya, seorang paslon dikenalkan saat pengajian, ataupun kegiatan di masjid. Ini apa kaitannya dengan ibadah?” terang dia.

Untuk itu, dirinya berharap paslon bisa menaati aturan, seraya tidak menodai kekhusyuan ibadah. Termasuk juga tidak menempelkan atribut ataupun simbol di tempat ibadah. “Foto menggunakan simbol-simbol kampanye, misal ada gesture tangan nomor urut, itu jelas tidak boleh,” tegas dia.

Momentum Ramadan juga kerap digunakan sebagai ajang untuk saling berbagi. Termasuk juga paslon. Akan tetapi, Satriadi mengingatkan agar sumbangan yang diserahkan oleh paslon disalurkan melalui Baznas. “Kalau mau kampanye pertemuan terbatas, di rumah-rumah boleh saja. Asalkan dilaporkan. Untuk sumbangan, tidak boleh disalurkan dalam bentuk uang. Indikasi money politik. Kalau mau, kami meminta paslon untuk menyalurkannya ke Baznas di tiap daerah,” lanjutnya.

Saran inipun menurutnya, sebagai jalan keluar apabila ada paslon yang ingin menyalurkan bantuan atau sumbangan. “Nanti, kalau ada yang beralibi, masa dilarang menyumbang? Sebenarnya tidak dilarang. Asalkan nilainya jangan sampai lebih dari Rp25 ribu, plus tidak boleh dalam bentuk uang. Di setiap daerah sudah ada Baznas juga. Makanya lebih elok disalurkan melalui Baznas,” beber dia.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 19 Oct 18


Kamis, 27-09-2018 : 08:51:43
Dahulu Lulus Pilih Kerja, Sekarang Kuliah

Buku adalah gudang ilmu. Gemar membaca membuat wawasan semakin terbuka. Tak semua orang berkesempatan memiliki segudang buku dan membacanya. Meski dari desa terpencil ratusan kilometer dari pusat k ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 07:14:35
Tolak Lamaran Pangeran, Terima Sangalang

Nyai Undang. Perempuan berparas cantik dari kerajaan ternama di Negeri Tanjung Pematang Sawang. Putri kerjaan ternama Sempung Danyai Nunyang. Kecantikanya terdengar hingga penjuru negeri. Berikut k ... Read More

Senin, 24-09-2018 : 06:57:11
Berbeda Warna dan Pilihan, Jangan Lupa Saudara

Bendera start kampanye telah berkibar. Penyelenggara pemilu khususnya KPU dan Bawaslu mulai dipacu. Memelototi seluruh potensi kecurangan dan kerawanan dalam setiap tahapan pemilu. Dengan mengundan ... Read More

Sabtu, 22-09-2018 : 08:24:57
Biaya Operasi Hasil Sumbangan dari Warganet

Anak adalah titipan Tuhan Yang Maha Esa. Setiap orang tua tentu semaksimal mungkin membahagiakan anaknya. Begitu pun soal kesehatan. Seperti yang dilakukan Fitri, ibu dari bayi Misbah yang terl ... Read More