Kamis, Tanggal 17-05-2018, jam 10:41:46
DPRD Kota

Rendahnya Kinerja Pemko Harus Disikapi Serius

Rendahnya Kinerja Pemko Harus Disikapi Serius
Riduanto

PALANGKA RAYA - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) belum lama tadi, telah menilai kinerja kota-kota di Indonesia. Hasilnya, ada sepuluh pemko yang berkinerja paling rendah. Salah satunya Pemerintah Palangka Raya.

Menurut anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto, rendahnya penilaian prestasi terhadap kinerja pemko, harus disikapi serius. Sebab penilaian tersebut menjadi gambaran sebuah keberhasilan pemko. Ada beberapa indikator yang harus diperbaiki agar kinerja pemko dapat lebih baik.

“Apapun bentuk jabatan strategis pada pemerintahan daerah sangat besar pengaruhnya terhadap berbagai aspek kinerja, terutama dalam mengoptimalkan pelayanan maupun penyelesaian tiap program kerja,“ ucapnya, beberapa waktu lalu.

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, item-item yang menjadi pemicu lemahnya kinerja tersebut harus menjadi acuan pemko untuk perbaikan. Sebut saja, bagaimana agar pejabat  jangan kuropsi. Lalu bagaimana SOPD mampu melakukan penataan dan pegelolaan pelayanan dengan baik, serta tidak terlalu banyak meninggalkan tugas.

“Misal, pejabat yang menempuh sekolah atau pendidikan, sehingga mengabaikan tugas dan kinerja yang ada, itu mengganggu target pencapaian dari sebuah program kerja,” ucapnya.

Lambannya pengambilan keputusan terhadap penempatan jabatan-jabatan yang lowong atau kosong. Padahal, secara fungsi jabatan yang lowong tersebut, sangat berpengaruh terhadap pola dan kinerja serta percepatan program pembangunan yang ditargetkan.

“Ya, meski ditunjuk plt untuk menempati jabatan yang kosong, tapi dari sisi optimalisasi kinerja tidak berpengaruh signifikan. Karena jabatan plt banyak batasan,” tegasnya.

Untuk memperbaiki item yang  menjadi indikator kelemahan tersebut, tentu harus ada kejelian dalam hal pengambilan keputusan, terutama dilakukan pada tatanan kepala pemerintahan.

“Manakala ada jabatan lowong, ya sebaiknya cepat laksanakan prosedur, baik promosi, lelang jabatan, asesment  untuk mengisi kekosongan,”cetusnya. (ena/aza/iha/CTK)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 23 May 18


Selasa, 22-05-2018 : 03:45:04
Dua Orang Pelaku Tambang Liar Ditangkap

KASONGAN – Seluruh masyarakat yang bekerja sebagai Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) sebaiknya segera menghentikan pekerjaannya. Pasalnya sekarang ini, aparat Kepolisian Polre ... Read More

Selasa, 22-05-2018 : 01:17:30
KPP Lakukan Konsolidasi Persiapan Hadapi Tahun Politik 2019

PALANGKA RAYA - Guna meningkatkan representasi keterwakilan perempuan di tahun politik 2019, para perempuan dan aktivis politik Se Kalimantan Tengah mengadakan konsolidasi bersama ... Read More

Selasa, 22-05-2018 : 11:29:46
Peluang Perempuan Rebut Kursi Legislatif Semakin Sulit

PALANGKA RAYA-Perubahan sistem penghitungan dan penentuan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2019, berdampak pada peluang perolehan kursi partai-partai politik. Salah satu yang paling merasaka ... Read More

Selasa, 22-05-2018 : 11:00:06
Opsar di Pahandut Diserbu Masyarakat

PALANGKA RAYA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Palangka Raya bekerja sama dengan TP PKK Palangka Raya menyelenggarakan operasi pasar (Opsar) di Kelurahan Pahandut, Senin ... Read More