Sabtu, Tanggal 09-06-2018, jam 11:36:45

Penuhi Hak Anak, Pemprov Kalteng Langsungkan Rakor

Share
 Penuhi Hak Anak, Pemprov Kalteng Langsungkan Rakor
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalteng saat menyelenggarakan Rakor Gugus Tugas Pemenuhan Hak Anak (PHA) di Aula Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (7/6).( OYONG/ KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Setiap anak hidup dalam sebuah lingkungan, di mana kualitas tumbuh dan berkembang anak akan sangat tergantung pada lingkungn tersebut. Untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas unggul di masa depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalteng menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Pemenuhan Hak Anak (PHA) di Aula Hotel Aquarius Palangka Raya, Kamis (7/6).

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Dra Leny Nurhayanti Rosalin MSc mengatakan, dalam rangka memenuhi hak anak, Pemerintah Indonesia  telah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) dengan keputusan Presiden No. 36/1990. Dengan mengadopsi empat prinsip pembangunan anak, seperti nondiskriminasi, kepentingan yang terbaik, hak hidup, kelangsungan perkembangan dan penghargaan terhadap anak.

“Untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan, hak-hak anak harus terpenuhi khususnya di lingkungan di mana mereka tinggal,” tegasnya dalam Rakor tersebut. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, hak-hak yang harus dipenuhi di antaranya, hak bermain, belajar, berkumpul dan didengarkan pendapatnya. Selain itu, pihaknya saat ini tengah mengembangkan kebijakan tentang Kabupaten/Kota Layak anak (KLA) sejak tahun 2006. Di mana KLA merupakan realisasi wilayah pemerintah Indonesia terhadap pelaksanaan Internasional World Fit For Children.

“Setelah terbentuk KLA, kita terus melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas P3A-PPKB Provinsi Kalteng, Lies Fahimah yang diwakili Sinsigus Dupeti Bidang Tumbuh Kembang Anak mengatakan Rakor tingkat provinsi ini merupakan wujud komitmen dan langkah strategis dalam pemenuhan dan perlindungan anak.

 “Kami semua menginginkan hak-hak anak ini dapat terpenuhi dengan maksimal, bahkan kita berusaha untuk melindungi mereka  dari berbagai tindak kekerasan dan deskriminasi,” bebernya.

“Kita berharap semua ini tercapai, sehingga pelaksanaan PHA serta meningkatnya komitmen gugus tugas di daerah provinsi Kalteng dapat terwujud sesuai keinginan bersama,” harapnya.(ong*/iha/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 19 Oct 18


Selasa, 25-09-2018 : 11:55:29
PATELKI Kalteng Gelar Muswil

PALANGKA RAYA - Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI) Kalteng telah berganti. Hal itu dilakukan dalam Musyawa ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 11:54:00
Sah, Tanah MAN IC Kini Milik Kementerian Agama

PALANGKA RAYA - Tanah Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC) di Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bengkirai, Kota Palangka Raya kini resmi menjadi milik Kementerian Aga ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 11:52:20
Dishut Sosialisasikan UU Kehutanan

PALANGKA RAYA - Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan kehutanan, terkait dengan izin pemanfaatan kayu pada izin pinjam pakai kawasan, ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 11:50:12
BPN Jamin Buat Sertifikat Gratis

PALANGKA RAYA–Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kalteng menjamin pembuatan sertifikat tidak dipungut biaya alias gratis. Biaya operasi ... Read More