Rabu, Tanggal 13-06-2018, jam 09:44:23

Libur Lebaran, Pemain Arema Dilarang Kebanyakan Makan Opor

Share
Libur Lebaran, Pemain Arema Dilarang Kebanyakan Makan Opor
Pemain Arema FC Selebrasi. Foto.JPG/dok/JPNN.Com

PARA pemain Arema FC tidak boleh sembarangan menikmati menu sajian lebaran. Jika tidak bisa mengontrol berat badan, manajemen Arema FC akan menyiapkan sanksi pada pemain tersebut.

General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyatakan, sebelum libur Lebaran sudah dilakukan tes fisik. Salah satu itemnya adalah menimbang berat badan pemain. Usai Lebaran, berat pemain akan dites lagi. ”Itu kan fungsinya untuk mengomparasikan kondisi fisik. Jadi, nanti setelah libur juga akan ada tes,” ucap Ruddy Widodo, seperti diberitakan Radar Malang (Jawa Pos Group).

Dia mengungkapkan, nantinya bakal ada hukuman jika terdapat pemain yang tidak bisa mengontrol pola makan dan latihan mereka saat libur Lebaran. ”Jika hasil tes setelah libur jelek, mereka pasti akan mendapat punishment,” imbuh manajer asal Madiun tersebut.

Sementara itu, dokter tim Arema FC dr Nanang Tri Wahyudi mengungkapkan bahwa kenaikan berat badan para penggawa Arema setelah Lebaran dipastikan memang akan naik.

”Kalau untuk kenaikan berat badan, pasti naik. Sebab, pasti akan ada banyak cairan yang masuk,” ujar dokter yang akrab disapa Nanang itu. Sedangkan saat puasa, dipastikan berat badan akan turun karena tubuh tidak ada asupan cairan yang cukup.

Hanya saja, dokter tersebut memberikan toleransi kenaikan berat badan. ”Kalau bisa, jangan sampai dua kilogram,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan bahwa satu kilo adalah berat badan yang turun saat puasa dan satu kilo adalah kenaikan setelah Lebaran. ”Tapi, kalau bisa jangan sampai itu,” imbuhnya.

Untuk makanan, sebenarnya pihak dokter tidak melarang pemain untuk menghindari makanan khusus. ”Sebenarnya makan apa saja tidak masalah, yang penting porsinya yang harus diatur,” ujarnya. Dia juga merasa kasihan, jika semuanya dilarang untuk pemain.

Dia hanya menyinggung terhadap makanan bersantan atau berminyak yang sebaiknya dihindari oleh para pemain, misalnya opor. ”Opor itu makanan bersantan. Jadi, sebaiknya satu kali saja, jangan sampai tambah dengan porsi yang sama,” pungkasnya. (gg/c1/riq)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 15 Oct 18


Rabu, 26-09-2018 : 11:03:42
PSSI Setop Liga 1 2018 Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Permintaan pemerintah untuk menghentikan kompetisi untuk sementara waktu disambut PSSI.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/9) malam, otoritas sepak bola nasional itu memutuskan kompe ... Read More

Rabu, 26-09-2018 : 12:17:37
Kalah Kontra PSS Sleman, Kalteng Putra Tetap Tiga Besar

PALANGKA RAYA – Ambisi Kalteng Putra untuk mencuri poin dalam tiga laga away ke Papua dan Jawa, tak membuahkan hasil maksimal. Hanya satu poin yang berhasil dibawa pulang tim asuhan Kas Harti ... Read More

Senin, 24-09-2018 : 11:22:05
Garuda Muda Siap Lawan Vietnam

KUALA LUMPUR- Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi Vietnam di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Malaysia, dalam lanjutan Piala AFC U-16 Grup C, Senin (24/9).

Pelatih Timnas Indonesia U-16, ... Read More

Senin, 24-09-2018 : 11:03:18
Perkuat Kemitraan, Korem dan Insan Pers Olahraga Bersama

PALANGKA RAYA-Meningkatkan kebersamaan, kekeluargaan dan kemitraan dengan insan pers,  Korem 102/ Pjg menggelar olahraga bersama. Kegiatan itu berlangsung di lapangan olahraga makorem, belum l ... Read More