Kamis, Tanggal 14-06-2018, jam 04:50:20

Enam Ribu Batang Kayu Mengalir di DAS Kapuas

Share
Enam Ribu Batang Kayu Mengalir di DAS Kapuas
Sekitar 6.640 batang kayu bulat diduga tidak layak ukur, dialirkan melalui DAS Kapuas, kemarin. (WARGA FOR KALTENG POS)

PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Sri Suwanto, menyatakan akan menelusuri pemilik dan pemesan kayu yang diduga ilegal. Pasalnya, 14 April lalu, tim dari Dishut Kalteng, KPHP Kapuas Hulu, BPHP Wilayah X Palangka Raya, dan Polres Palangka Raya telah memeriksa dan menguji 6.640 batang kayu bulat dan 16 rumah lanting di DAS Kapuas.

Hasil uji atas ribuan kayu yang diduga milik masyarakat Desa Aruk, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas itu cukup mengejutkan. Lantaran, tidak dapat dilakukan pengukuran dan pengujian, atau dinyatakan tolak ukur dan tolak uji.

Dikatakan Sri, pihaknya akan melakukan tindakan lebih lanjut atas ditemukannya ribuan kayu yang diduga ilegal ini. Baik untuk mengetahui asal-muasal, pun pemilik serta pengorder alias pemesan ribuan kayu.

“Indikasikan boleh-boleh saja (diduga illegal logging, red). Tapi itu harus dicek. Cek lapangan. Kalau memang dari area konservasi, harus segera dimusnahkan. Tapi, kalau memang produksi, akan dilihat mekanismenya nanti seperti apa. Dan ditindaklanjuti siapa penampungnya,” pungkas dia.

Terkait kayu-kayu yang tak layak ukur dan uji itu, Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar melalui Kasat Reskrim AKP Iqbal Sengaji saat dikonfirmasi, membenarkan temuan kayu tak layak ukur tersebut di wilayah hukumnya. Dia juga menyampaikan, sejauh ini kepolisian bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng telah melaksanakan checking dua kali terhadap temuan kayu tersebut.

“Hasil dari pemeriksaan ahli kehutanan dan BPHP Provinsi Kalteng untuk kayu, tidak layak ukur. Dan kelengkapan sesuai petunjuk teknis dari ahli kehutanan,” ungkap AKP Iqbal Sengaji saat dikonfirmasi, Selasa malam (12/6).

Dia juga menyebutkan, ribuan kayu yang berasal dari Kecamatan Timpah tersebut ada di wilayah Anjir.

 

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 18 Oct 18


Kamis, 27-09-2018 : 09:01:54
Waduh ! Kesurupan Masih Terjadi

PALANGKA RAYA- Aduh, kesurupan lagi. Setidaknya ada lima pelajar SMPN 8 Palangka Raya mengalami hal demikian, kemarin (26/9). Total, ada 54 kali kasus kesurupan dalam tiga hari ter ... Read More

Kamis, 27-09-2018 : 07:32:23
Mayat Berjenis Kelamin Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Barito

MUARA TEWEH-Sosok mayat ditemukan mengapung di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Selasa (25/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad berj ... Read More

Rabu, 26-09-2018 : 09:38:23
RASAIN ! Dua Begal Didor, Alasan Menjambret Buat Bayar Utang dan Makan

PALANGKA RAYA-Terhenti sudah pelarian dua begal yang meresahkan pengendara di Palangka Raya. Ade Iskandar (25) dan Ahmad Ripani (23) diringkus Tim Buru Sergap (Buser) Polres Palang ... Read More

Rabu, 26-09-2018 : 09:30:41
Penggunaan Kontrasepsi Didominasi Perempuan

PALANGKA RAYA-Data berbicara. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng mencatat, tahun 2018 ini, di Bumi Tambun Bungai memiliki penduduk laki-laki sekitar 1.391.078. Sedangkan perempuan ... Read More