Rabu, Tanggal 04-07-2018, jam 09:10:46
Upaya Dispora Angkat Martabat Olahraga dan Pemuda Kalteng

Fokus Seleksi Atlet Dayung, Panahan, dan Tinju

Share
Fokus Seleksi Atlet Dayung, Panahan, dan Tinju
Plt Kadispora Kalteng Falery Tuwan (kanan) saat menjelaskan upaya dan wacananya mengangkat harkat dan martabat olahraga dan pemuda Kalteng, di Kantor Dispora Kalteng, Selasa (3/7). (JAMIL/KALTENG POS)

Berbagai upaya dilakukan Dispora Kalteng untuk terus membuat nama Bumi Tambun Bungai bersinar di kancah nasional dan internasional. Contohnya, melalui regenerasi atlet sedini mungkin.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

============================-

SETELAH sekian lama, tampaknya dunia olahraga dan kepemudaan Kalteng akan kembali ke masa kejayaannya. Di tangan Plt Kadispora Kalteng Falery Tuwan, tanda-tanda itu pun semakin nyata. Seleksi atlet dilakukan di usia yang masih belia.

Haus gelar, prestasi dan torehan positif, terpacu di tiap untaian kalimat yang disampaikan Falery. Pria yang dipercaya Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran untuk membina berbagai cabang olahraga dan kepemudaan Kalteng ini, ingin nama Kalteng terus menggema di kancah olahraga nasional maupun internasional.

Tentu saja, semua itu tidak didapat dari hasil yang instan. Perlu pembinaan atlet, menumbuhkan rasa optimistis masyarakat, serta yang paling utama mencetak bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Kalteng.

Kini, langkah itu pun dimulai. Dispora membuka seleksi atlet cabor dayung, panahan, dan tinju. Tiga cabor dipilih untuk mendulang prestasi di berbagai perhelatan olahraga, baik nasional maupun internasional. Alasannya konkret, ketiga cabor ini yang biasa membuat Kalteng berjaya.

Bukan hal mudah untuk membina atlet. Itulah kalimat yang disampaikan Falery. Menurut dia, diperlukan biaya, tenaga, dan pemikiran untuk membina seorang atlet. Demikian pula yang dilakukan oleh Dispora Kalteng. Dalam perekrutan atlet cabor dayung, panahan, dan tinju, mereka membuat kuota dan syarat yang harus dipenuhi peserta. Kuota untuk cabor dayung hanya 18 atlet, panahan 8, dan tinju 5 atlet. Para calon generasi pencetak prestasi ini, juga akan melewati tes psikologi oleh psikolog dari Kemenpora dan tes kesehatan medis.

Selain itu, para calon atlet juga minimal berusia 12 tahun dan maksimal 15 tahun, serta masih aktif sebagai pelajar. Dikatakan Falery, proses pendaftaran atlet telah dibuka dari 25 Juni dan akan berakhir 4 Juli (hari ini, red). Program itu merupakan kiat Dispora untuk meningkatkan prestasi olahraga Kalteng di tahun-tahun yang akan datang. Dan, pembinaan akan dilakukan di Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Kalteng.

Falery yakin, bibit-bibit atlet yang akan dihasilkan nanti, mampu menjadi atlet yang akan membanggakan Kalteng. Pun demikian, pihaknya tetap akan membuat atlet melanjutkan masa menuntut ilmu di bangku sekolah.

“Walaupun dalam masa pembinaan, anak-anak ini tidak boleh mengabaikan sekolah. Karena pendidikan adalah hal utama. Bahkan, nanti akan kami fasilitasi untuk mendapatkan beasiswa prestasi. Atau masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi,” ungkapnya.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Senin, 17-09-2018 : 09:50:53
Hasil Jukir dan Petugas Kebersihan untuk Beli Kostum

Banyak cara mengais rezeki halal. Ketimbang mencuri dan ditangkap polisi, tentu lebih baik apabila bisa membantu masyarakat. Menjadi badut misalnya. Menghibur diri sambil mengais rezeki.

... Read More

Minggu, 16-09-2018 : 10:21:18
Ingin Membesarkan MTQ dan Membangun Pondok

Menjadi guru mengaji, kemampuan almarhum HM Sadri Arsyad tak perlu diragukan lagi. Imam masjid berusia 76 tahun itu pernah juara membaca alquran. Bahkan, mengajar mengaji dilakukannya sejak 1979 hi ... Read More

Sabtu, 15-09-2018 : 10:52:17
Melihat Upaya BPBD Hadapi Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus meluas di Kabupaten Kapuas. Pemadaman yang dilekukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini tak lagi mampu dilakukan melalui jalur dara ... Read More

Sabtu, 15-09-2018 : 09:30:45
Domi Dikenal Pendiam dan Sering Membantu Teman

Kematian Dominikus Jehatu alias Domi (34), Meliana Minur alias Imel (24), dan putra mereka Apriliano (4 bulan), masih menyisakan misteri. Untaian doa pun dipanjatkan, agar keluarga keci ... Read More