Selasa, Tanggal 10-07-2018, jam 08:28:56

Tren Baru; Bayar Bagasi Apa Lagi

Share
Tren Baru; Bayar Bagasi Apa Lagi
Dahlan Iskan menikmati perjalanan dengan kereta api yang berhenti menjelang tiba di Rocky Mountain. Foto :Disway

Pelopornya: bandara Hong Kong. Korbannya: bukan Anda. Sementara ini yang jadi korban adalah perusahaan penerbangan.

Entahlah kalau airlines akan meneruskan beban baru ini kepada penumpang. Kelak.

Meneruskan atau tidak mestinya saya tidak perlu peduli. Manajemen bandara Hong Kong bikin beban baru: untuk bagasi. Satu bagasi sekali pun.

Tiap bagasi harus dipungut biaya. Ongkos membawanya dari perut pesawat. Ke tempat pengambilan bagasi. Atau dari tempat check-in ke perut pesawat.

Mulai berlaku: tanggal 6 Juli 2018.

Biaya: tiap bagasi HKD 1,32. Atau sekitar Rp 3.000.

Itu memang uang receh. Dan bandara Hong Kong rupanya ingin juga mengincar uang receh.

Setahun harus dikalikan 75 juta penumpang. Asumsinya: tiap penumpang membawa satu bagasi.

Hasil perkalian itu: setiap tahun bandara Hong Kong bisa dapat tambahan pemasukan sekitar Rp 200 miliar. Tujuh tahun: Rp 1,4 triliun.

Pelajaran baiknya: jangan abaikan uang receh.

Lihatlah: berapa kali Anda terima foto atau video atau ucapan good morningdi HP Anda. Biaya kirimnya mungkin hanya Rp 1. Tapi coba kalikan. Ratusan miliar rupiah setahun.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Rabu, 19-09-2018 : 07:27:13
Houston

Namanya masjid Istiqlal. Lokasinya di kota Houston, Texas, Amerika. Saya salat Magrib di situ. Minggu malam kemarin. Satu jam dari Pasadena: kawasan petrochemical yang begitu masifnya. Di pantai Te ... Read More

Selasa, 18-09-2018 : 07:25:10
Hukuman Baru yang Dicepatkan

Trump meneruskan hukuman untuk Tiongkok. Bahkan meningkatkannya. Dan mempercepatnya pula.

Senin kemarin hukuman baru itu harus diberlakukan. Lebih cepat dari rencana semula. Lebih besar d ... Read More

Senin, 17-09-2018 : 09:34:24
Bank Century Lagi Hidup Mati

Kasus Bank Century hidup lagi. Mati lagi. Di luar negeri. Lebih tepatnya akan hidup-mati terus.

Yang menghidupkan dan mematikannya itu media dari Hongkong: Asia Sentinel. Media online. Ta ... Read More

Minggu, 16-09-2018 : 09:50:27
Cari Resep yang Mahal

Obat saya hilang. Di Amerika. Sebagian. Entah tercecer di mana. Padahal obat itu penyangga nyawa saya.

Memang, apa pun gampang hilang bersama saya: buku, jaket, topi, sepatu, bahkan jabat ... Read More