Kamis, Tanggal 12-07-2018, jam 10:59:15
DPRD Barsel

Perlu Keseriusan Dari Satpol PP dan Kepolisian Giat Melakukan Patrol

Share
 Perlu Keseriusan Dari Satpol PP dan Kepolisian Giat Melakukan Patrol
Esdimala Bandrang

BUNTOK - Minimnya pengawasan dari pihak terkait pada sejumlah tamam dalam Kota Buntok di Barito Selatan, hingga diduga menjadi sarang pemuda ngelem fox dan transaksi obat-obatan terlarang. Untuk penertiban agar taman kota bisa terlihat indah dan asri, perlu keseriusan dari Satpol PP dan kepolisian giat melakukan patrol, baik siang maupun malam hari.

Esdimala Bandrang, anggota DPRD Barsel kepada Kalteng Pos, Rabu (11/7) mengaku prihatin dengan keaadaan seperti ini. “Seperti yang terjadi di salah satu taman di kawasan bundaran Jalan Karau-Pahlawan-Panglima Batur. Hampir setiap malam di taman tersebut dijadikan tempat ngelem fox serta tempat transaksi obat koplo,” katanya.

Menurut politisi PKPI Barsel itu, hal tersebut karena minimnya pengawasan dari instansi terkait.  Untuk itu, pihaknya meminta kepada instansi yang berkompeten untuk mengawasi serta melakukan razia. Selain di taman tersebut,  lanjut wakil rakyat dapil III Barsel itu, terjadi pula di taman Iring Witu yang dijadikan anak muda mabuk-mabukan minuman keras. “Kita berharap kepada instansi terkait untuk melakukan razia, sehingga tidak ada lagi anak-anak muda berbuat demikian di taman kota,” harapnya. 

Sumiati (30), salah satu petugas kebersihan mengaku, setiap pagi selalu menemukan sampah plastik yang berisi sisa cairan lem fox dan bungkusan obat-obatan di taman dalam Kota Buntok. “Setiap saya membersikan  taman, selalu saja saya temui plastik yang berisi sisa lem,” katanya seraya berharap kepada polisi maupun Satpol PP untuk melakukan pengawasan serta razia di taman tersebut.

Sementara Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Barito Selatan, Eddy Purwanto berjanji, akan melakukan pengawasan pada taman-taman dalam kota Buntok. “Yang pasti di tahun 2018 ini setiap malam hari kita selalu gencar melakukan operasi atau patroli di titik-titik yang dianggap rawan, termasuk di sejumlah taman kota,” tegasnya, kemarin. (ner/iha/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 20 Sep 18


Kamis, 20-09-2018 : 12:09:32
Dewan Prihatin Dengan Anjloknya Harga Sawit

KASONGAN – Usaha perkebunan kelapa sawit yang dikelola masyarakat, kini sedang lesu. Pasalnya, hingga kini harga buah sawit dari masyarakat masih anjlok. Jika dijual ke perus ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 12:06:09
Dampak Negatif Pernikahan Dini Masih Perlu Disosialisasikan

BUNTOK - Dampak negatif pernikahan dini masih perlu disosialisasikan oleh dinas terkait di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Barito Selatan (Barsel).  Pasalnya, salah satu ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 11:57:54
Bangunan Pelita Hilir Masih Tidak Jelas Statusnya

PURUK CAHU - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop UKM) Kabupaten Murung Raya (Mura) Kariadi mengaku kesulitan dalam menangani p ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 10:58:19
Kapuas Secara Resmi Buka 197 Formasi CPNS

KUALA KAPUAS - Kabar gembira bagi masyarakat yang mendambakan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya pada tahun 2018 ini Kabupaten Kapuas secara resmi membuka 197 form ... Read More