Sabtu, Tanggal 21-07-2018, jam 10:47:03

Menanti Kemampuan Menahan Diri

Share
Menanti Kemampuan Menahan Diri
Oleh : Dahlan Iskan

Kok tiba-tiba jadi panas begini? Dag-dig-dug begini? Presiden Donald Trump tiba-tiba saja bicara: lewat saja bandara Amerika Serikat. Yang mana saja. Boleh Houston. Boleh Dallas. Boleh San Diego. Boleh juga Miami.

Itu untuk menolong Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Yang lagi kesulitan: harus transit di bandara mana. Saat Tsai Ing-wen pergi ke Paraguay. Nan jauh. Di Amerika Selatan. Yang tidak mungkin dijangkau langsung dari Taiwan.

Bulan depan Tsai Ing-wen memang perlu ke Paraguay. Ia harus ke sana. Untuk show of force.

Paraguay adalah satu-satunya negara Latin yang masih mengakui Taiwan. Tsai Ing-wen harus unjuk gigi. Mumpung didukung Amerika. Habis-habisan. Tepatnya: didukung Trump. Yang lagi melancarkan perang dagang dengan Tiongkok.

Apalagi tahun ini ada empat negara lagi yang memutus hubungan dengan Taiwan. Kian sedikit saja negara yang masih mengakui Taiwan sebagai negara.

Pendukung Taiwan satu per satu banting setir: hanya mengakui Tiongkok. Sebagai satu-satunya negara China. Tinggal 18 negara yang masih mengakui Taiwan.

Paraguay adalah yang terbesar. Sisanya negara-negara kecil. Negara-negara pulau. Umumnya yang di lautan Pasifik Selatan

Tidak mungkin transit di Kanada. Atau Meksiko. Atau Australia. Negara-negara itu tidak mengakui Taiwan.

Amerika sebenarnya juga hanya mengakui Tiongkok. Sejak era Presiden Nixon. Hasil dari apa yang disebut diplomasi pingpong.

Sebelum kunjungan Nixon itu, Menlu Amerika Henry Kissinger ke Beijing. Main pingpong di sana. Meratakan jalan untuk kunjungan Nixon yang bersejarah.

Maka move Trump kali ini bikin geger. Saya tidak bisa membayangkan. Betapa merahnya wajah Presiden Xi Jinping.

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 22 Oct 18


Kamis, 27-09-2018 : 07:14:29
Caci Maki di Forum Tertinggi

Turki akhirnya menyerah. Menyerah? Begitulah klaim Amerika. Pastor yang ditahan Turki akan segera dibebaskan. Mungkin bulan depan. Begitulah klaim Menlu Amerika  kemarin. ”Mestinya hari ... Read More

Rabu, 26-09-2018 : 07:29:22
Buku Jho Low dari Houston

Saya cemburu. Pada buku ini. Begitu bagusnya. Belum lagi membaca setengahnya tidak tahan untuk tidak menulis komentar tentangnya.

Target saya: begitu mendarat di Jakarta selesailah halama ... Read More

Selasa, 25-09-2018 : 08:31:57
Posisi Arogansi Bisa Dari Golongan Profesi

Inilah pelajaran dari Asia Sentinel. Untuk profesi wartawan. Atau profesi apa pun. Asia Sentinel tidak malu. Untuk minta maaf. Pada ‘korban’ tulisannya. Kali ini pada Presiden SBY. Juga ... Read More

Senin, 24-09-2018 : 09:04:40
Tragedi Prof Khaw dan Gas Bola Yoganya

Banyak sudah suami yang membunuh istri. Tapi yang dilakukan profesor ahli anestesi ini lain sekali.

Begitu ahlinya profesor ini. Hampir saja tidak terungkap sama sekali. Selama dua tahun ... Read More